Berita

Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto/Net

Politik

Menko Airlangga: Inflasi Indonesia Masih Lebih Terkendali Dibanding Negara Lain

JUMAT, 03 JUNI 2022 | 08:35 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Inflasi yang terjadi di Indonesia diklaim masih terkendali dan lebih baik dibanding negara lain yang terus meningkat.

“Inflasi Indonesia masih terkendali di tengah tren peningkatan inflasi di berbagai negara," kata Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, Jumat (3/6).

Di Indonesia, realisasi inflasi tercatat 3,55% (yoy) pada Mei 2022, sedikit meningkat dibanding bulan sebelumnya yang sebesar 3,47% (yoy). Namun angka ini tetap berada dalam rentang sasaran inflasi yang telah ditetapkan sebesar 3±1% (yoy).


Angka ini jauh lebih kecil bila dibandingkan dengan negara lain, seperti di Uni Eropa sebesar 8,1% (yoy) pada Mei 2022. Kemudian India  7,79%, Korea Selatan 4,8%, dan Inggris 9% pada April 2022.

"Bahkan inflasi Rusia tercatat hingga mencapai 17,83% (yoy),” sambung Menteri Airlangga.

Secara bulanan, pada Mei tercatat inflasi sebesar 0,40% (mtm), menurun dibanding bulan April yang mencapai 0,95%(mtm). Inflasi Mei dipengaruhi oleh pergerakan dari seluruh komponen.

Inflasi komponen Volatile Food (VF) tercatat sebesar 0,94% (mtm) atau 6,05% (yoy) terutama disumbang kenaikan harga telur ayam ras dan bawang merah. Kenaikan harga telur ayam ras disebabkan tingginya biaya produksi dari harga pakan dan masih tingginya permintaan masyarakat.

Kenaikan harga telur ayam ini juga mendorong kenaikan NTP Subsektor Peternakan sebesar 0,07%.

Komoditas yang mengalami penurunan harga salah satunya minyak goreng dengan andil -0,01%. Kebijakan Pemerintah terkait pelarangan ekspor CPO dan sejumlah produk turunannya pada 28 April-23 Mei 2022 menyebabkan turunnya harga kelapa sawit hingga menurunkan harga minyak goreng secara keseluruhan.

Secara umum, dampak kenaikan harga komoditas global terhadap inflasi IHK saat ini masih terbatas. Namun jika diperhatikan lebih lanjut, transmisi dari kenaikan harga pangan global pada Mei 2022 sudah terlihat pada inflasi Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB).

IHPB Mei tercatat sebesar 0,33% (mtm) atau 4,23% dengan andil penyumbang terbesar yaitu sektor industri (0,31%). Andil sektor industri antara lain disumbang dari kenaikan komoditas tepung terigu dan mie kering instan, seiring kenaikan harga gandum global.

Airlangga memastikan, pemerintah akan memonitor dan mencermati rambatan dari tekanan eksternal, terutama kenaikan harga komoditas global yang ditransmisikan dalam bentuk kenaikan harga dan inflasi domestik.

"Pemerintah dan BI juga terus memperkuat sinergi komunikasi kebijakan untuk mendukung pengelolaan ekspektasi inflasi masyarakat dan menjangkar inflasi tetap terjaga dikisaran sasaran,” pungkas Menko Airlangga.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya