Berita

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh/Net

Politik

Surya Paloh: Pancasila adalah Kekuatan Pemersatu Bangsa Indonesia yang Beragam

KAMIS, 02 JUNI 2022 | 18:53 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kesadaran akan pentingnya nilai luhur Pancasila harus tetap hadir sebagai semangau untuk terus mencintai Indonesia. Pancasila harus senantiasa dipegang sebagai karunia Tuhan yang menjadi pondasi kebangsaan.

Begitu dikatakan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dalam acara Silatnas Partai Nasdem, bertemakan Kita Pancasila : Pancasila Menjawab Tantangan Zaman", di Tower Nasdem, Jakarta Pusat, Kamis (2/6).

"(Pancasila) ini merupakan sebuah kekuatan yang menjadi alat pemersatu bangsa kita kita, sebagai suatu bangsa kita terdiri dari berbagai ragam etnik, suku agama, yang terus terang saja tidak mudah untuk dipersatukan," kata Surya Paloh.


Surya Paloh mengajak anak bangsa untuk bersyukur karena sampai saat ini masih eksis alat pemersatu bangsa yang disebut dengan Pancasila.

"Inilah seharusnya yang menjadi dasar-dasar pemikiran kita dalam kehidupan keseharian kita, tidak hanya terbentur pada sebuah dialektika romantika rektorika yang menjadi one way of life apa yang dikatakan oleh Bung Karno way of thingking sebagai satu bangsa," ujarnya.

Menurutnya, jika Indonesia tidak percaya diri dan tidak meyakini adanya Pancasila. Bisa jadi, Indonesia akan mudah terpedaya dan mendapatkan ancaman baru ke depan.

"Kita akan kehilangan nanti Indonesia yang kita banggakan hari ini, Indonesia yang memang diberikan oleh sang Maha Pencipta sebagai suatu negara dan bangsa yang memiliki tingkat daya efektifitasnya amat sangat luar biasa, lihatlah dari posisinya yang strategis secara geografis," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya