Berita

Sekretaris Jenderal PBB, Afriansyah Noor/RMOL

Politik

Sambut Positif PCB KPK, Sekjen PBB: Bermanfaat untuk Calon Pemimpin Bangsa

KAMIS, 02 JUNI 2022 | 14:46 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pembekalan Politik Cerdas Berintegritas (PCB) Terpadu 2022 yang diberikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diharapkan bermanfaat untuk Partai Bulan Bintang (PBB) dan calon pemimpin bangsa.

Harapan itu disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal PBB, Afriansyah Noor usai mengikuti acara pembekalan PCB Terpadu 2022 yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar di Gedung ACLC KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis siang (2/6).

"Jadi yang jelas hari ini PBB diundang untuk menerima materi pembekalan antikorupsi, karena parpol itu termasuk PBB ini bagian daripada pusat pembuat kebijakan sekaligus juga produk pemimpin negara," ujar Afriansyah kepada wartawan, Kamis siang (2/6).


Dia mengakui, pengurus hingga kader PBB di daerah mendapatkan muatan-muatan atau materi yang positif dari KPK terkait dengan integrasi terhadap bangsa dan terkait dengan antikorupsi.

"Dan ini merupakan gerakan pencegahan, edukasi. Jadi mudah-mudahan dengan program yang disampaikan KPK RI ini bermanfaat buat PBB khususnya, dan buat calon-calon pemimpin bangsa yang ada di Indonesia ini," harapnya.

Afriansyah mengatakan, acara PCB yang diselenggarakan KPK sangat bagus dan sangat positif bagi PBB.

"Jadi kami sebagai PBB, Insya Allah mencoba memberikan yang terbaik lah, kebetulan kan PBB juga sudah punya anggota dewan, tapi belum ada di tingkat pusat, sudah punya kepala daerah ada empat, ya alhamdulilah semua itu berjalan dengan baik, mudah-mudahan lebih baik lagi," pungkas Afriansyah.

PBB merupakan parpol ketiga yang dijadwalkan oleh KPK untuk mendapatkan pembekalan PCB Terpadu 2022 ini.

Di mana, parpol yang pertama menerima pembekalan adalah, Partai Amanat Nasional (PAN) pada Rabu (25/5). Dari PAN, dihadiri langsung oleh Ketum DPP PAN, Zulkifli Hasan beserta 60 pengurus DPP PAN lainnya serta diikuti oleh kader-kader di daerah melalui online.

Selanjutnya parpol kedua yang dijadwalkan oleh KPK untuk mendapatkan pembekalan adalah, Partai Beringin Karya (Berkarya) para Selasa (31/5). Akan tetapi, Berkarya meminta penundaan acara dan dijadwalkan ulang dengan alasan pengurus Berkarya sedang ada gejolak di internal partai.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya