Berita

Sungai Aare di Bern, Swiss/Net

Dunia

Kepolisian Bern Pakai Sonar Cari Eril yang Hanyut di Sungai Aare

MINGGU, 29 MEI 2022 | 03:09 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pencarian hari keempat, pihak Kepolisian Bern direktorat maritim mulai menggunakan teknologi canggih untuk mencari anak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtaz yang hanyut di kawasan Sungai Aare, Swiss.

"Metode pencarian besok (Minggu, 29 Mei 2022) akan menggunakan perahu dan sensor yang mampu mendeteksi hingga kedalaman 3 meter," demikian disampaikan KBRI Bern dalam keterangan tertulis, Minggu (29/5).

KBRI Bern menyebutkan, rencana pencarian terhadap Eril akan difokuskan pada area di antara dua pintu air terdekat. Dua pintu itu merupakan lokasi terakhir terlihatnya Eril, yaitu Schwellenmaetelli dan Engehalde.


Adapun KBRI mendapatkan kabar hilangnya Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril di Sungai Aare, Kota Bern, Swiss pada Kamis, 26 Mei 2022 lalu, pukul 11.24 waktu Swiss. Upaya pencarian terhadap Eril oleh Tim SAR melibatkan unsur Polisi, Polisi Maritim, dan Pemadam Kebakaran sebagai pilot drone.

Pada hari kedua atau Jumat, 27 Mei 2022, Tim SAR memperluas jangkauan area deteksinya dan menurunkan penyelam untuk memulai pencarian bawah air. Wilayah yang diperiksa pada hari kedua mencapai 17 KM area sungai Aare, yakni dari Jembatan Tiefenau hingga ke pintu air Wohlensee.

Sementara di hari ketiga atau Sabtu, 28 Mei 2022, Tim SAR kembali melakukan pencarian terhadap Eril, yang mana lokasi pencariannya di area Wohlensee yang mencakup sepanjang 8 km wilayah sungai Aare. Tim SAR mengerahkan perahu (boat search), drone untuk menyisir tepian sungai Aare, dan penyelam.




Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya