Berita

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan putra sulungnya, Emmeril Khan Mumtadz/Net

Dunia

Siap Secara Fisik dan Sudah Survei Lokasi, Keluarga Duga Eril Terseret Arus Karena Ingin Jaga Adiknya

SABTU, 28 MEI 2022 | 15:18 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Cerita Kejadian hilangnya putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz, di Sungai Aare, Bern, Kamis (24/5), diungkap kembali oleh keluarga.

Adik Ridwan Kamil, Elpi Nazmuzzaman menerangkan, berdasarkan informasi yang dia terima dari keluarganya di Swiss, Eril sudah melakukan persiapan yang matang sebelum terjun ke sungai.

"Berdasarkan keterangan keluarga di sana, sebelum melakukan kegiatan berenang, Eril memastikan titik mana yang paling aman," ujar Elpi dalam jumpa pers virtual pada Sabtu (28/5).


Lebih rinci, Elpi menyebutkan langkah-langka praktis yang dilakukan Eril untuk mempersiapakan diri sebelum berenang bersama adiknya, Camillia Laetitia Azzahra, dan satu orang lainnya yang tidak disebutkan.

"Dipastikan titik turunnya (ketika ingin berenang) yang ada tangga, memastikan tidak loncat, turunnya perlahan. Jadi sudah dilakukan survei di beberapa titik," papar Elpi.

"Dan dari sisi persiapan, dia pemuda yang berolahraga, bisa berenang, kemudian punya sertifikat diving, jadi punya kemampuan menilai dan mengukur arus. Sehingga dari hal-hal tadi diperhatikan," sambungnya menerangkan.

Ketika sudah turun dan berenang di Sungai Aare, Elpi menerima informasi bahwa Eril melakukan sejumlah treatment, untuk bisa menjaga adikya dan satu orang lainnya yang berenang bersama agar tetap aman. Pasalnya, debit air yang ada di Sungai Aare kala itu lebih tinggi dibanding hari sekarang.

"Informasi keluarga beliau memastikan siapa yang layak dan tidak turun (berenang). Jadi Eril mengatur yang boleh turun itu hanya maksimum 3 orang, karena beliau melihat kesiapan," jelasnya.

"Kami yakin ini rasa tanggung jawab beliau sebagai insting, beliau mengambil posisi paling belakang, karena ingin memastikan semua dalam posisi yang safety," imbuhnya.

Maka dari itu, Elpi menyatakan bahwa pihak keluarga menduga Eril terbawa arus ketika sedang mengawasi dua orang rekan berenangnya agar tetap aman.

Karena berdasarkan ilmu diving yang didapat Eril, Elpi meyakini keponakannya tersebut tidak berenang dengan mengikuti arus diagonal, supaya bisa menjaga jarak dengan dua orang lainnya agar tetap bisa mengawasi.

"Jadi kalau berenang dengan arus itu seharusnya mengikuti arus diagonal. Tapi kalau ada kawan, kita menjaga agar teman kita selalu terlihat posisinya, sehingga ada effort tambahan menjaga jarak dengan orang yang ingin kita pastikan safety, dengan kemudian kekuataan arus yang mendorong ke arah lain," bebernya.

"Ini info keluaraga. Eril memastikan yang lain bisa sampai ke daratan. Kelihatannya setelah itu ada situasi arus yang tidak bisa dikendalikan. Sehingga poinnya adalah, secara fisik (dan) mental siap, secara lokasi sudah dipastikan safety, tapi sepertinya ada sesuatu hal yang di luar ukuran manusia," demikian Elpi.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya