Berita

Presiden RI, Joko Widodo/Net

Politik

Bikin Pernyataan Bersayap, Jokowi Bisa juga Buka Dukungan ke Puan, Prabowo, atau Anies

SENIN, 23 MEI 2022 | 13:05 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pernyataan "ojo kesusu" yang disampaikan Presiden Joko Widodo kepada relawan Projo terkait pencapresan 2024 dianggap "bersayap".

Pasalnya, permintaan Jokowi kepada relawan Projo untuk tidak tergesa-gesa mendukung Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, sebagai capres 2024 adalah karena ingin membuka peluang bagi sosok potensial lain.

"Pak Jokowi memahami bahwa situasi politik sangat dinamis, memungkinkan relawan Jokowi memberikan dukungan kepada siapapun capresnya," ujar pendiri lembaga survei KedaiKOPI, Hendri Satrio, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (23/5).


Sejauh yang diketahui,sosok yang kerap disapa Hensat ini, Jokowi masih terikat hubungan dengan PDI Perjuangan yang telah mengusung dan mendukungnya menjadi presiden hingga dua periode.

Sehingga, menurutnya, kebatinan Jokowi tidak seutuhnya mendukung Ganjar. Meskipun saat memberikan pernyataan "ojo kesusu" juga menyampaikan pesan tersirat mendukung Gubernur Jateng itu untuk nyapres di 2024.

"Bisa saja arahan Pak Jokowi tidak ke tokoh yang sedang didukung relawan Jokowi selama ini (Ganjar). Bisa ke Puan, Anies, atau ke Prabowo," tutup analis politik Universitas Paramadina.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya