Berita

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Net

Politik

Nasdem Potensial Gabung Bersatu, Pasangan Airlangga-Anies Bisa Tercipta

SENIN, 16 MEI 2022 | 13:53 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sejalan dengan kehadiran poros Koalisi Bersatu yang diisi Partai Golkar, PPP, dan PAN, sejumlah nama tokoh diprediksi bakal disodorkan untuk mendampingi Airlangga Hartarto dalam kontestasi Pilpres 2024.

Menurut Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, kemungkinan Koalisi Bersatu bertarung sejajar dengan PDI Perjuangan yang berpotensi berkoalisi dengan Partai Gerindra belum menjanjikan.

Pasalnya, dia tak bisa memungkiri hasil sejumlah lembaga survei yang menunjukkan tingkat elektabilitas Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto masih dinamis di deretan lima atau bahkan tiga besar elektabilitas tertinggi.


"Ini masih koalisi prematur, sepengetahuan saya koalisi yang absolut dan paten sudah menentukan capres-cawapresnya," ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (16/5).

Maka dari itu, Jerry melihat adanya kemungkinan Koalisi Bersatu menggaet sejumlah partai lainnya yang masih belum men-declare kerja sama politik dengan parpol di luar Koalisi Bersatu.

Sebagai contoh, peraih gelar doktor ilmu komunikasi American Global University ini menyebut Partai Nasdem sebagai salah satu parpol yang potensi bergabung dengan Koalisi Bersatu.

Saran paling konkret yang menurut Jerry bisa ditawarkan Nasdem, yakni mengenai figur Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, yang digadang-gadang bakal menjadi jagoan partai yang dipimpin Surya Paloh tersebut, dan memiliki elektabilitas tinggi di beberapa lembaga survei.

Jika bergabung, maka ada potensi pasangan Airlangga Hartarto-Anies Baswedan tercipta pada Pilpres 2024.

"Saya nilai PPP yang merupakan anggota poros Koalisi Bersatu juga akan ngotot mendukung Anies Baswedan, kalau Nasdem bisa berkoalisi dengan gerbong Golkar," demikian Jerry.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya