Berita

Ekonom Universitas Indonesia (UI), Ninasapti Triaswati/Repro

Politik

Bisa Jadi Pemantik Ekonomi Rakyat, Ekonom UI Taksir Formula E Raup Untung hingga Rp 2,5 Triliun

MINGGU, 15 MEI 2022 | 01:19 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sirkuit Formula E yang dibangun Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan diperkirakan bakal menghasilkan benefit yang jauh lebih tinggi dari biaya pembangunannya.

Hal itu diprediksi Ekonom Universitas Indonesia (UI), Ninasapti Triaswati, dalam diskusi virtual KedaiKOPI bertajuk "Bagaimana Kabar Formula E?", Sabtu (14/5).

Ninasapti mengatakan, berdasarkan informasi yang dia terima dari beberapa sumber resmi, keuntungan yang bisa didapat ditaksir mencapai Rp 1,4 hingga Rp 2,5 triliun. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibanding biaya pembangunannya yang memakan anggaran sekitar Rp 560 miliar.


"Jadi dari sisi ekonomi harus menimbang-menimbang dari sisi benefit dan cost," ujar Ninasapti.

Dari benefit yang didapat tersebut, Ninasapti berpendapat, persoalan pembangunan Sirkuit Fomula E yang tengah ramai diperbincangkan mesti dipertimbangkan  penegak hukum yang ada.

"Kalau kita lihat ini bukan sekadar bisnis, tapi sebagai pemantik untuk menggerakan ekonomi masyarakat," tuturnya.

Dampak ekonomi dari Formula E terhadap masyarakat Jakarta, dijelaskan Ninasapti, bakal diterima ketika ajang balap mobil listrik itu berlangsung, dan juga event-event lainnya yang akan diadakan di situ.

"Makanya perhitungan-perhitungan itu harus hati-hati disikapi. Karena impact itu jangkanya menengah untuk dilihat, sebelum dan selama proses itu berlangsung," katanya.

"Jadi saya melihatnya optimisme terhadap kegiatan ini yang sangat baik untuk dipelihara," tandas Ninasapti.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

UPDATE

Uang Tunai Rp476 Miliar, Emas Batangan, Dokumen dan Foto Keluarga Disita dari Rumah di Sentul

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:24

Beredar Kabar Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Hari Ini Ditahan

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:15

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Audit BPK Pemkab Muara Enim

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:11

ASN PPPK Layak Peroleh Jaminan Pensiun

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:09

Koruptor Berkedok Penegak Hukum Pengkhianat Terbesar Bangsa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:07

Tanya Seputar Jaksa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:00

Respons Santai Usulan Jawa Barat jadi Tatar Sunda, DPR: Fokus Kerja Sajalah!

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:57

MPR dan MK Sepakat Tak Saling Intervensi Kewenangan Lembaga

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:41

Masih Digodok DPR, Publik Diminta Tak Khawatir Usulan Kenaikan BPIH 2027

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:31

KPK Sita 12 Ribu Dolar Singapura dari Ketua DPRD Kuansing

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:22

Selengkapnya