Berita

Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Megawati Diyakini Mulai Melirik Calon Antikorupsi

JUMAT, 13 MEI 2022 | 07:54 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri diyakini sudah mulai melirik calon pemimpin antikorupsi untuk diusung di Pilpres 2024. Kans itu menguat kepada Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri.

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi mengatakan, tanda-tanda Megawati mulai melirik calon pemimpin dari tokoh antikorupsi mulai terlihat sejak adanya dukungan dari Ketua DPP PDIP, Puan Maharani yang mendukung penuh acara pendidikan Politik Cerdas Berintegritas (PCB) yang akan diselenggarakan oleh KPK yang dipimpin oleh Firli pada Rabu (18/5).

Selain itu, kehadiran Megawati ke Korea Selatan diyakini juga akan memantapkan hati untuk memilih tokoh antikorupsi. Sebab, Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol merupakan tokoh yang dikenal keras terhadap tindak pidana korupsi.


"Kans itu makin menguat pada Ketua KPK itu. Karena saat ini Firli sangat menonjol dalam bidang pemberantasan korupsi. Bisa saja Megawati kepincut dengan Firli sebagai capresnya setelah pulang dari Korea Selatan setelah menghadiri Presiden Korsel, Yoon Suk Yeol," ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (13/5).

Sehingga kata Muslim, saat ini kembali kepada Firli untuk terus meningkatkan upaya pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu dengan mengusut tuntas kasus dugaan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) di Indonesia, termasuk di lingkaran Istana.

"Bila ingin merebut tiket capres 2024 dari PDIP, terpilihnya Presiden Yoon Suk Yeol itu memberi inspirasi tersendiri bagi bangsa ini jika ingin terbebas dari praktik KKN," pungkas Muslim.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya