Berita

Najib Razak dan Anwar IbrahimNet

Dahlan Iskan

Bencana Sapura

KAMIS, 12 MEI 2022 | 05:40 WIB | OLEH: DAHLAN ISKAN

"JADI debat?"

“Jadi," jawab Datuk Anwar Ibrahim.

Anda sudah tahu: saya bertemu beliau dua hari lalu. Ngobrol hampir satu jam. Di kantor pribadinya di PJ –nama beken untuk Petaling Jaya.


Kantor itu berupa rumah tinggal. Rumah besar. Dua lantai. Ada ruang terbuka bundar di lantai bawah. Dengan sofa sekelilingnya. Ada lagi ruang terbuka besar. Dengan 20 kursi ''kantor''.

Ada tangga besar naik ke lantai atas. Tangga melengkung yang gagah.

Saya tiba di rumah itu 30 menit lebih awal. Saya menunggu di sofa setengah lingkaran itu. Ada dua kursi utama di tengahnya. Satu untuk beliau, satu lagi untuk saya. Saya pikir saya akan diterima di situ.

Ternyata beliau mengajak saya pindah ke bagian depan. Ke kursi yang lebih sederhana.

Penampilan Anwar masih seperti dulu: sangat sederhana. Dengan kemeja lama. Lengan panjang. Bagian bawahnya tidak dimasukkan ke celana.

Geraknya masih gesit. Di umurnya yang 74 tahun. Badannya tetap langsing. Bicaranya masih tetap bersemangat. Dengan gerak tangannya yang hidup.

Raut wajahnya pun segar. Seperti tidak ada beban. Dari wajah itu saya menilai Datuk Anwar terlihat lebih muda dari lima tahun lalu. Juga lebih muda dari umur sebenarnya.

Tentu saya bertanya bagaimana bisa terlihat lebih muda seperti itu. Basa-basi. Jawabnya pun terlihat seperti bercanda. "Gingseng... Hahaha," katanya.

"Rumah ini besar sekali...," kata saya sambil memutar mata ke sekeliling.

"Ini rumah teman. Saya hanya diminta menempati. Rumah saya sendiri 20 menit dari sini," katanya.

Lokasi rumah ini di dalam sebuah kompleks real estate kelas menengah. Hanya posisinya lebih baik. Di ujung perumahan. Di bagian yang lebih tinggi. Ujung perumahan ini memang sebuah bukit kecil –ukuran 28.

Debat nanti malam itu akan berlangsung dua jam. Terbuka. Disiarkan langsung oleh TV. Juga live streaming.

Lawan debatnya adalah mantan Perdana Menteri Najib Razak. Yang kini berstatus tahanan luar dengan jaminan uang. Ia sudah dijatuhi hukuman 12 tahun. Dalam skandal korupsi terbesar di dunia.

Perkara itu sudah diputus oleh pengadilan pertama. Najib naik banding. Putusan pengadilan tinggi pun sama. Lalu Najib kasasi ke Mahkamah Agung. Kini masih menunggu putusan pengadilan tertinggi di negara itu.

"Tema debatnya tunggal? Soal Sapura saja?" tanya saya.

"Ada dua. Satunya soal masa depan Malaysia," jawab Anwar.

Pemicu debat ini adalah Najib. Dua minggu lalu Najib mengeluarkan usul kontroversial. Yakni agar pemerintah menyuntikkan dana ke Sapura Energy Bhd.

Sapura adalah perusahaan minyak dan gas terbesar di Malaysia. Di lingkungan swasta. Kini keuangan Sapura dalam keadaan seperti komorbid kena Covid. Parah. Pun kenaikan harga minyak dunia yang begitu drastis. Tidak juga mampu membantunya.

Harga minyak sekarang, di mata Sapura, ibarat es krim di depan mulut. Tidak bisa menghilangkan haus. Sapura tetap saja kehausan likuiditas.

Najib ingin populis. Alasannya: di Sapura bekerja 10.000 karyawan.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Changhong Perpanjang Garansi Produk Elektronik hingga 25 Tahun, Ini Rinciannya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:22

Tim Satgas Hanura Mulai Safari Panaskan Mesin Partai Menuju Pemilu 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:58

Jangan Cuma Pembeli, Indonesia harus jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:51

Bank Lokal Tumbuh Pesat, Citi Pilih Tinggalkan Bisnis Ritel Global

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:38

Investasi Danantara Jadi Kunci Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:47

Seskab Teddy Tiga Besar Jajaran Menteri dengan Kinerja Terbaik

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:14

Elite PBNU Sibuk Urus Tambang, Gagal Pimpin Jam'iyah

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:30

Banteng Jakarta FC Bidik Juara Soekarno Cup 2026

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:26

30 Eks Bankir Citibank Wariskan Pelajaran Karier Lewat Buku Growing with Purpose

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:50

Besok, Dishub DKI Jakarta Launching 3 Terobosan Mobilitas Warga

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:18

Selengkapnya