Berita

Koordinator PPKM wilayah Pulau Jawa dan Bali Luhut Binsar Pandjaitan/Net

Politik

Meski Melandai, Pemerintah Tetap Berlakukan PPKM hingga Waktu yang Belum Ditentukan

SENIN, 09 MEI 2022 | 16:45 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) masih akan diterapkan pemerintah, meskipun angka penularan kasus Covid-19 sudah melandai selama dua pekan terakhir.

Hal itu disampaikan Koordinator PPKM wilayah Pulau Jawa dan Bali Luhut Binsar Pandjaitan, dalam jumpa pers virtual yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Senin (9/4).

"Pemerintah hingga hari ini akan terus memberlakukan PPKM sampai waktu yang belum ditentukan," ujar Luhut.


Berdasarkan sejumlah indikator, Luhut menyebutkan kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia berangsur membaik. Sebagai contoh, dia memaparkan jumlah keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit hanya 2 persen.

Selain itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi ini menyebutkan, jumlah pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia mengalami penurunan hingga 98 persen selama dua pekan terakhir.

"Kami yakin Omicron di Indonesia di tengah (perayaan) Idulfitri sudah membaik. Di Jawa-Bali terus turun aspek konfirmasi (positif hariannya), rawat inap dan lain-lain," katanya.

"Seluruh provinsi di JAwa-Bali alami penurunan kasus mencapai 99 persen dibanding puncak kasus Omicron beberapa waktu lalu," demikian Luhut.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya