Berita

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Anak BG Jadi Saingan Berat Gibran untuk Gantikan Ganjar, Mega Disarankan Gunakan Hak Veto

MINGGU, 08 MEI 2022 | 00:57 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Dua tahun jelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 ini, mulai muncul sejumlah nama potensial yang kemungkinan akan dijagokan PDI Perjuangan sebagai pengganti Ganjar Pranowo, untuk dijadikan calon gubernur (cagub) Jawa Tengah.

Selain nama putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, muncul nama putra Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan, Mochamad Herviano.

Selain menjadi anggota DPR RI, Herviano juga saat ini menjabat Ketua Umum Banteng Muda Indonesia.


Menurut Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, nama cagub Jateng yang akan diusung tentu akan diputuskan oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Namun sebelum itu, akan ada pertimbangan-pertimbangan darinya. Termasuk soal kemampuan seseorang untuk mengentaskan kemiskinan di Jateng yang masih tinggi di era Ganjar.

"Pastinya sosok yang tepat untuk mengentas kemiskinan di Jateng jadi pertimbangan. Pasti banyak pertimbangannya. All in," kata Adi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (7/5).

Pertimbangan lain yang juga akan dipakai Megawati, tambah dosen politik di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta ini, antara lain tingkat kekaderan, kapasitas, kompetensi, hingga tingkat elektabilitas sosok yang akan diusung.

"PDIP kan partai kader. Apalagi Jateng kan kandang banteng," ujarnya.

Maka dari itu, untuk menentukan cagub yang akan diusung pada Pilkada Jateng mendatang, Adi menyarankan Megawati untuk menggunakan hak vetonya.

"Soal kepala daerah sangat tergantung Megawati sebagai ketua umum yang punya hak veto menentukan siapa yang dianggap layak maju. Hak prerogatifnya ada di Megawati, bukan yang lain," demikian Adi.

Di sisi lain, siapapun yang dipilih PDIP dan akhirnya menang dalam Pilgub Jateng 2024, ia akan menerima "warisan" berat dari Ganjar Pranowo. Warisan itu berupa angka kemiskinan di Jawa Tengah masih belum bisa diatasi Ganjar.

Alhasil, kepala daerah yang kelak menggantikannya, usai terpilih di Pilkada Serentak 2024, bakal menanggung PR ini.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya