Berita

Gurubesar Ilmu Hukum Universitas Padjadjaran, Prof. Romli Atmasasmita/Net

Politik

Kata Profesor Romli, Kasus Migor Bukti Telah Terjadi Konspirasi Perburuan Rente Penguasa dan Pengusaha

JUMAT, 29 APRIL 2022 | 12:48 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pengungkapan kasus minyak goreng yang dilakukan Kejaksaan Agung (Kejagung) dengan menangkap sejumlah oknum di pemerintahan dan juga swasta mendapat perhatian serius dari Gurubesar Ilmu Hukum Universitas Padjadjaran, Prof. Romli Atmasasmita.

Profesor Romli berpendapat, penindakan yang dilakukan Kejagung telah membuka satu fakta tentang permufakatan jahat antara pihak-pihak yang memiliki kewenangan atau kuasa dalam menetapkan kebijakan, dengan para pengusaha.

Perilaku tersebut, dikatakan Romli, sebagai gejala konspirasi di antara pengusaha dan penguasa yang dalam istilah ekonomi politik dikenal dengan istilah perilaku perburuan rente <(rent seeking behaviour).


"Kasus migor yang ditangani Kejaksaan Agung membuktikan bahwa telah terjadi kolaborasi antara kekuasaan dan pelaku usaha dengan pola 'trade off' yang melahirkan oknum pemerintah dengan julukan 'rent seeking behavior'," ujar Romli kepada redaksi, Jumat (29/4).

Pola kejahatan yang digunakan dalam kasus migor tersebut, menurut Romli adalah bagian dari produk global yang dibentuk untuk memberikan dampak guncangan terhadap negara-negara berpendapatan menengah.

"Pola trade off dan rent seeking behavior/rent seeker merupakan dampak negatif era globalisasi yang telah menggerus public trust kepada pemerintah negara berkembang termasuk Indonesia," tutupnya.

Pada pekan lalu, Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus Kejagung, Febrie Adriansyah menjawab pertanyaan terkait proses pemeriksaan terhadap dua tokoh yang diduga memiliki keterkaitan dengan salah seorang tersangka kasus ekspor crude palm oil (CPO).

Mereka di antaranya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan putra bungsu Presiden Joko Widodo Kaesang Pangarep.

Dalam kasus ini, Kejaksaan Agung telah menetapkan 4 orang sebagai tersangka, di mana salah satunya Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan berinisial IWW.

Sementara tiga orang lainnya berasal dari pihak swasta. Yaitu Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia berinisial MPT, Senior Manager Corporate Affair Permata Hijau Group (PHG) berinisial SMA, dan General Manager di PT Musim Mas berinisial PT.

MPT diketahui memiliki relasi bisnis dengan perusahaan Luhut yaitu antara Wilmar Plantations dengan Toba Sejahtera Group. Kongsi bisnis ini melahirkan PT Tritunggal Sentra Buana. Di mana, PT Toba Sejahtera menggenggam 25 persen saham Tritunggal yang memiliki perkebunan sawit di Saliki, Kalimantan Timur.

Sedangkan keterkaitan dengan Kaesang adalah karena PT Wilmar Nabati Indonesia merupakan salah satu anak usaha Wilmar Group yang menjadi sponsor klub sepak bola Persis Solo milik anak bungsu Jokowi itu di Liga 2 2021.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya