Berita

Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid/Net

Dunia

Menlu Israel Janjikan Status Quo Masjid Al Aqsa Tidak Akan Berubah

SENIN, 25 APRIL 2022 | 00:34 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Israel berkomitmen soal status quo yang mencegah orang-orang Yahudi berdoa di kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem. Ini merupakan pernyataan Menteri Luar Negeri Israel, Yair Lapid, menyusul kekerasan di kompleks Al Aqsa yang telah menewaskan 38 orang sejak akhir Maret.

"Muslim dapat beribadah di Temple Mount, non-Muslim hanya berkunjung," kata Lapid, terkait polemik Masjid Al Aqsa, dikutip dari AFP, Minggu (24/4).

"Tidak ada perubahan, tidak akan ada perubahan. Kami tidak punya rencana untuk membagi Temple Mount antaragama," tambahnya.


Peningkatan kaum Yahudi ke kompleks Al Aqsa telah membuat kaum Muslim Palestina marah. Sebab, menurut konvensi lama, orang-orang Yahudi hanya dapat mengunjungi Al Aqsa tetapi tidak diizinkan untuk berdoa.

Para pengunjuk rasa Palestina telah berulang kali bentrok dengan polisi antihuru hara Israel di kompleks Al Aqsa sejak pertengahan bulan lalu yang menyebabkan ratusan orang terluka. Bentrokan disebabkan oleh datangnya bulan suci Ramadhan yang bertepatan dengan Paskah Yahudi.

Adapun serangan oleh pasukan keamanan Israel terhadap warga Palestina dan Arab sejak akhir Maret telah menewaskan 24 warga Palestina di Israel, sementara warga Yahudi 14 tewas.

Kini ketegangan makin memanas dipicu oleh baku tembak roket antara Israel dan Gaza.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya