Berita

Kondisi masjid Sai Doken di utara kota Mazar-e-Sharif, Afghanistan setelah pengeboman, Kamis (21/4) /Net

Dunia

Empat Teror Bom Terjadi di Afghanistan dalam Sehari

KAMIS, 21 APRIL 2022 | 21:29 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Afghanistan dilanda 4 teror bom di 4 lokasi berbeda pada hari ini, Kamis (21/4).

Serangan bom menghantam masjid yang berada di bagian utara di Kota Mazar-e-Sharif di saat umat Islam sedang berdoa. 

Kepada EFE, Direktur rumah sakit regional Abu Ali Sina, Ghousuddin Anwari mengatakan bahwa 12 orang tewas dalam serangan bom tersebut.


Ia menambahkan bahwa ledakan di Masjid Sai Doken di kota utara Mazar-e-Sharif itu juga mengakibatkan 35 orang terluka. Sebanyak 8 dari mereka yang terluka kini menderita luka serius.

Namun Mohammad Asif Wazeri, Jurubicara Komandan Taliban setempat, mengatakan kepada Reuters bahwa setidaknya 20 korban jiwa telah tercatat sejauh ini.

"Sebuah ledakan terjadi di distrik di dalam sebuah masjid Syiah, lebih dari 20 orang tewas dan terluka," ujar Wazeri, Kamis (21/4).

Sebagaimana diberitakan AP, Kepala Departemen Informasi dan Kebudayaan Taliban di Provinsi Balkh, Zabihullah Noorani mengatakan bahwa pejabat keamanan Taliban sedang menyelidiki insiden itu.

Di hari yang sama, sebuah ledakan terjadi di Kabul. Pejabat Taliban telah mengonfirmasi bahwa setidaknya dua anak terluka dalam ledakan di Kabul di daerah pemukiman Syiah.

"Bahan peledak itu meledak di tengah jalan bagian barat Kabul, dalam lingkungan yang didominasi Syiah," cuit Khalil Zadran di Twitter, Jurubicara Taliban di Kabul, dimuat oleh AP, Kamis (21/4).

Selain Mazar-e-Sharif dan Kabul, para pejabat Taliban mengatakan pengeboman juga terjadi di daerah "Sar-e-Durah" di Kunduz, setidaknya telah menewaskan 4 orang dan melukai 18 orang.

Jurubicara Polisi Provinsi Obaidullah Abedi mengatakan kepada AFP bahwa itu disebabkan oleh bom sepeda yang menargetkan kendaraan yang sedang mengangkut mekanik unit militer Taliban.

Pasukan Taliban di provinsi itu mengatakan, insiden itu terjadi di dekat bandara dan di depan markas polisi Kunduz.

Lebih mencekam lagi, juga terjadi pengeboman di provinsi Nangarhar.
Seorang ‘Ranger’ yang membawa pasukan keamanan bersenjata Taliban dilaporkan telah dibinasakan oleh serangan bom di distrik Khogyani, menewaskan 4 orang.
Menurut AFP, sebuah kelompok yang berafiliasi dengan ISIS telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan-serangan tersebut.

Dikatakan pengeboman tersebut memiliki ciri khas jaringan militer ISIS yang biasanya mengklaim melakukan serangan terhadap muslim Syiah.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ini Pemicu Perubahan Sikap Jokowi ke Prabowo

Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:15

Prancis Membara, Demonstran Bakar Gedung Pemerintah hingga Jarah Toko

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:57

OMC di Sumsel Turunkan Polusi Asap dari Kategori Berbahaya

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:40

Kopdes Buka Peluang Kerja dan Usaha bagi Generasi Muda

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:32

Gerindra Pilih Redam Polemik Gibran

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:21

Dua Tahun Rezim Prabowo-Gibran: Double-Track Menuju Swasembada Energi

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:55

Ketum BPP HIPMI Ajak Pelaku Usaha Tetap Optimistis di Tengah Gejolak Pasar

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:23

Seorang Peserta ITB Ultra Marathon 2026 Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:47

Desa dalam Otonomi Terpasung

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:21

Operasi Badai Kasuari Sukses Rampas Kembali Persenjataan OPM

Minggu, 18 Oktober 2026 | 04:59

Selengkapnya