Berita

Qasim Qaim/Net

Dunia

Mantan Pejabat Kemendagri Afghanistan Dibunuh Oleh Taliban

SENIN, 18 APRIL 2022 | 14:10 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Qasim Qaim, mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, dikonfirmasi oleh kerabat dekatnya bahwa Taliban telah menyiksa dan membunuhnya pada masa penahanan.

Kerabat Qasim Qaim pada Minggu (17/4) telah memberitahu surat kabar Hasht-e Subh, bahwa Taliban menangkap Qaim setelah dia kembali bertugas.

Menurut mereka, setelah penahanan, dia hilang hingga Taliban mengembalikan jenazah Qaim ke keluarganya.


Sejumlah kerabat Qaim telah mengkonfirmasi bahwa dia dibunuh oleh Taliban dan ada tanda-tanda penyiksaan di tubuhnya. Alasannya Qaim dituduh sebagai Andrabi, kelompok yang memberontak Taliban di daerah Andarab.

Dikatakan oleh Taliban bahwa, Qaim adalah penduduk utama Andarab di provinsi Baghlan dan berpendidikan militer.

Andarab merupakan salah satu provinsi di Afghanistan yang saat ini menjadi salah satu medan pertempuran Pasukan Front Perlawanan Nasional (NRF) melawan Taliban. Dalam kasus terakhir, Taliban telah memutus jaringan telekomunikasi di daerah tersebut.

Hingga saat ini, Taliban belum mengomentari kasus ini.

Berdasarkan laporan yang diterbitkan oleh The New York Times dengan bantuan Hasht-e Subh, sekitar 500 pasukan keamanan dari pemerintah sebelumnya ditahan, disiksa, dan dibunuh oleh Taliban di seluruh pelosok Afghanistan.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya