Berita

Serpihan bom yang jatuh di provinsi Khost, Afghanistan, Jumat (15/4) /Net

Dunia

Pakistan Lakukan Serangan Udara ke Dua Provinsi di Afghanistan

MINGGU, 17 APRIL 2022 | 01:15 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Pejabat lokal provinsi Khost dan Kunar Afghanistan mengkonfirmasi bahwa pesawat Pakistan melancarkan serangan udara dan menewaskan lima anak juga seorang wanita.

Dikutip dari ANInews, Pejabat provinsi Khost, Afghanistan mengatakan bahwa pesawat Pakistan telah membom Desa Mila, dan daerah Mir Safar di provinsi Khost pada Jumat (15/4).

Namun, menurut penduduk setempat, mereka mengatakan bahwa serangan udara dilakukan di distrik Spera provinsi Khost, telah menewaskan 33 anggota dari dua keluarga besar.


Sementara itu, penduduk lokal distrik Shaltan di provinsi Kunar mengatakan bahwa hanya lima anak dan seorang wanita tewas dalam serangan udara yang dilakukan oleh Pakistan.

Kendati begitu, pemerintah Pakistan maupun pemerintah yang dipimpin Taliban di Afghanistan tidak mengomentari pemboman tersebut tetapi media Pakistan mengatakan bahwa pemboman tersebut telah menargetkan Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP), kelompok militan Islam Pashtun di provinsi-provinsi tersebut.

TTP, konglomerat militan Islamis etnis Pashtun, beroperasi dari wilayah suku barat laut Pakistan di Waziristan Utara dan telah memerangi negara Pakistan dalam berbagai bentuk sejak 2007.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya