Berita

Anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto/Net

Politik

PKS Sentil Menteri ESDM Jangan Bikin Panik Rakyat dengan Isu Kenaikan BBM

SABTU, 16 APRIL 2022 | 00:57 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Terkait dengan wacana kenaikan harga bahan bakar minyak dan gas LPG 3 kg, anggota Komisi VII DPR RI, Mulyanto mengingatkan Menteri ESDM Arifin Tasrif tidak latah ikut meneror masyarakat.

Mulyanto meminta Menteri ESDM tidak mengeluarkan wacana yang bisa membuat masyarakat panik. Sebab hingga saat ini pemerintah dan DPR sama sekali belum pernah membahas rencana kenaikan harga BBM dan gas tersebut.

Apalagi, baru saja mahasiswa demonstrasi yang salah satu tuntutannya adalah soal BBM.  


Kritikan Mulyanto disampaikan setelah dirinya melakukan rapat kerja bersama Menteri ESDM pada Rabu (13/4).

"Dalam Raker tersebut, Menteri ESDM menyatakan, bahwa dalam jangka menengah dan panjang memiliki strategi untuk penyesuaian harga Pertalite, solar dan gas melon 3 kg. Terhadap pemaparan tersebut masyarakat harus tetap tenang, karena ini baru strategi Kementerian ESDM dalam jangka menengah dan panjang, bukan strategi jangka pendek,” demikian Mulyanto menjelaskan.

Selain itu, Mulyanto menilai, paparan Menteri ESDM dalam Raker masih bersifat strategi umum, bukan sebuah rencana, apalagi sebuah usulan konkret kepada DPR.

Atas dasar itu, Mulyanto menjelaskan bahwa Komisi VII DPR RI merespons datar-datar saja. Ia juga menegaskan bahwa isu tersebut tidak masuk dalam kesimpulan rapat kerja.  

"Kemudian, terkait dengan penyesuaian harga energi bersubsidi yang langsung menyentuh masyarakat luas seperti solar dan gas LPG 3 kg, ujung-ujungnya pertimbangan yang utama adalah dari Menteri Keuangan. Sampai hari ini statement menteri keuangan adalah tidak akan menaikan BBM tersebut, agar tidak terjadi market shock.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya