Berita

Perdana Menteri baru Pakistan, Shehbaz Sharif/Net

Dunia

Walau Sudah Ganti Rezim, Pakistan Tetap Setia Pada China

JUMAT, 15 APRIL 2022 | 11:15 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Meski telah terjadi perubahan rezim, Pakistan tetap setia memiliki hubungan yang dekat dengan China. Bahkan Perdana Meteri baru Pakistan, Shehbaz Sharif berniat untuk memperdalamnya.

Niat itu disampaikan Sharif ketika bertemu dengan Duta Besar China untuk Pakistan, Pang Chunxue di kediamannya di Islamabad pada Kamis (14/4).

“Ini adalah suara dari 200 juta warga negara kami,” ujar Shehbaz, dikutip dari NDTV.


Sharif mengatakan, setiap kali Pakistan menghadapi kesulitan internal, eksternal atau tantangan besar, China selalu berdiri teguh dengan Pakistan. Untuk itu, bagi Pakistan, China adalah teman paling setia dan mitra terdekat.

“Dalam beberapa tahun terakhir, telah disaksikan hubungan Pakistan-China dan kerjasama bilateral di bidang politik, ekonomi, diplomatik, dan bidang lainnya secara menyeluruh makin solid. Apalagi dalam babak baru pada pembangunan Koridor Ekonomi China-Pakistan (CPEC),” katanya.

Pakistan berutang sebagian besar utangnya ke China. Proyek CPEC, yang bertujuan untuk menghubungkan Pelabuhan Gwadar di Baluchistan Pakistan dengan provinsi Xinjiang China, merupakan salah satu proyek unggulan dari kebijakan Belt and Road Initiative (BRI) China.

Setelah resmi dilantik sebagai PM pada Senin (11/4), Sharid berpidato kepada Majelis Nasional Pakistan, mengatakan bahwa hubungan Pakistan-Cina adalah hal yang paling penting dalam prioritas kebijakan diplomatik Pakistan di pemerintahan barunya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya