Berita

Detik-detik Ade Armando dikeroyok saat hadir di aksi unjuk rasa di depan gedung DPR RI/RMOL

Politik

Soal Ade Armando Dihajar Massa, Lieus: Hukum Jalanan Berlaku karena Lembaga Hukum Sudah Tidak Dipercaya?

SENIN, 11 APRIL 2022 | 22:54 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Tokoh tionghoa Lieus Sungkharisma menilai apa yang dialami pegiat media sosial Ade Armando yang babak belur dipukuli massa aksi unjur rasa di depan gedung DPR RI adalah bentuk ketidakpercayaan terhadap lembaga hukum yang ada, sehingga hukum jalananlah yang dikedepankan.

Meski demikian Lieus prihatin atas kejadian yang menimpa Dosen Universitas Indonesia itu.

“Saya pikir itulah resiko yang harus dihadapi seseorang yang memilih jalan seperti Ade Armando,” kata Lieus dalam keterangan tertulis, Senin malam (11/4).


“Faktanya Ade Armando selama ini memang selalu mengeluarkan statemen yang menyakiti hati rakyat,” sambungnya menekankan.

Namun, Lieus berharap dengan adanya pengeroyokan terhadap Ade Armando ini tidak menjadikan fitnah bahwa aksi-aksi unjuk rasa yang timbul hanyalah untuk berbuat anarkis sehingga tidak mendapat simpati dari masyarakat.  

“Tak perlu berpraduga ada penyusup yang melakukan pengeroyokan terhadap saudara Ade Armando agar kesannya para pendemo itu anarkis sehingga tidak mendapatkan simpati masyarakat,” tekan Lieus.

Oleh karena itu menurut Lieus peristiwa pengeroyokan Ade Armando ini dijadikan momentum untuk seluruh elemen masyarakat agar mampu menjaga lisan, ucapan dan tindakannya. Terutama bagi orang-orang yang selama ini menjelekkan Islam dan bisa memicu kemarahan massa.

“Hal ini tidak baik untuk kehidupan demokrasi kita. Nanti yang ada kekerasan dibalas kekerasan. Jangan sampai masyarakat tidak percaya pada lembaga hukum dan akhirnya pengadilan jalanan yang berlaku seperti hari ini kita lihat. Ini pelajaran buat kita semua,” demikian Lieus.


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya