Berita

Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka. (Foto: FB Prabowo Subianto)

Publika

4 Faktor Jokowi Ngotot Prabowo-Gibran Dua Periode

JUMAT, 13 FEBRUARI 2026 | 03:10 WIB

KENAPA Joko Widodo alias Jokowi sejak awal sudah memasangkan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dua periode, bahkan sejak tahun pertama Prabowo memimpin? 

Pertama, karena Jokowi ingin mengarahkan, mendikte, atau lebih tepatnya, memaksa Prabowo, untuk tidak lari atau tetap berada dalam dekapan dirinya dan keluarganya.

Kedua, agar Prabowo tak cepat lupa bahwa ia jadi Presiden karena dirinya. Dialah yang menjadikan Prabowo Presiden, bukan sekadar pilihan rakyat. 


Pilihan rakyat faktor kedua, bukan pertama. Jokowi itu sendiri, dianggap pilihan rakyat. Jokowi sadar, kekuasaan bisa cepat melupakan jasa orang lain.

Ketiga, agar kalau nanti Prabowo tak mengambil Gibran sebagai Cawapresnya di periode kedua, maka mudah bagi Jokowi memerankan posisi sebagai pihak yang dizalimi. 

Posisi sebagai pihak yang dizalimi ini memudahkan Jokowi mengambil keuntungan politik terhadap Gibran, termasuk PSI.

Keempat, seandainya Prabowo tak mengambil Gibran sebagai Cawapresnya pun, dan Jokowi memilih tak memajukan Gibran, ikut Prabowo saja, Jokowi pun diuntungkan sebagai orang yang legowo atau berbesar hati. 

Posisi tidaklah penting. Yang penting kebersamaan untuk masa depan.

Keempat faktor itu, kenapa Jokowi memasangkan Prabowo-Gibran dua periode lebih awal, semuanya menguntungkannya. 

Jokowi merasa penting, tidak saja di masa lalu, saat ini, tapi juga di masa depan. 

Jokowi tak merasa bahwa apa yang dilakukannya membuat orang justru makin eneg terhadap dirinya,

Faktor pertama di mana Jokowi ingin terus membayang-bayangi Prabowo, lebih banyak disuarakan oleh lawan-lawan politik Jokowi. 

Jokowi tak mau berhenti demi kekuasaan anaknya. Jokowi seperti tak mengenal kata cukup, sebelum Gibran benar-benar menjadi Presiden Republik Indonesia.

Sedangkan faktor kedua dan ketiga, di mana Jokowi sudah berjasa menjadikan Prabowo sebagai Presiden dan Prabowo akan kalah kalau tak lagi menggandeng Gibran, karena sudah mengkhianati Jokowi, lebih banyak disuarakan oleh pendukung Jokowi. 

Mereka beranggapan Prabowo tak ada apa-apa dan tak akan mau mengkhianati Jokowi.

Faktor keempat di mana Jokowi tak akan melawan Prabowo, meskipun Prabowo tak mengambil Gibran sebagai Cawapresnya; Jokowi dikesankan berjiwa besar dan legowo; baru terdengar dari satu orang pengamat politik yang menyuarakannya, yang merasa mengerti betul Jokowi, yakni Hasan Nasbi.

Hasan Nasbi mengatakan bahwa Jokowi tak akan masuk dalam sebuah peperangan atau kontestasi, kalau peluang menangnya tipis atau malah tak ada sama sekali. 

Jokowi dikatakannya penganut Sun Tzu sejati. Menang dulu baru masuk pertempuran. Fifty-fifty pun Jokowi tak akan masuk pertempuran.

Erizal
Direktur ABC Riset & Consulting

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Prabowo-Pramono Pasangan Kuat Luar Dalam

Sabtu, 04 April 2026 | 06:08

Ancaman Cuaca Ekstrem dan Air Bersih Warga

Sabtu, 04 April 2026 | 05:40

Batas ‘Scroll’ Anak

Sabtu, 04 April 2026 | 05:14

Jangan Keliru Pahami Langkah Prabowo soal Kunjungan ke Luar Negeri

Sabtu, 04 April 2026 | 05:12

Vicky Mundur dari Polisi, Kasus yang Ditangani juga Ikutan Mundur

Sabtu, 04 April 2026 | 04:38

Satu Orang Tewas Imbas Kecelakaan Beruntun di Tol Solo-Semarang

Sabtu, 04 April 2026 | 04:03

Negara Harus Tegas atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI

Sabtu, 04 April 2026 | 04:00

Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Bandung, Sopir Tewas

Sabtu, 04 April 2026 | 03:38

IAW Peringatkan Potensi Kebocoran Lebih Besar di Bea Cukai

Sabtu, 04 April 2026 | 03:26

Dedi Mulyadi Lunasi Tunggakan Gaji Pegawai Bandung Zoo

Sabtu, 04 April 2026 | 03:03

Selengkapnya