Berita

Gubernur Jabar Ridwan Kamil/Ist

Politik

Jadi Tokoh Paling Disukai Publik versi SMRC, Ridwan Kamil: Ini Hasil Kesungguhan Bekerja

SENIN, 11 APRIL 2022 | 14:46 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang menempatkan dirinya sebagai tokoh yang paling tinggi disukai publik direspons santai oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Ia justru lebih memilih untuk menjadikan hasil survei tersebut sebagai bahan evaluasi kinerjanya selama ini menjadi orang nomor 1 di Jawa Barat.

"Saya sih, hari-hari ini kalau urusan survei, memantau saja hasilnya dan mengevaluasi diri. Kalau ternyata disukai berarti disukai karena pekerjaan-pekerjaan yang dilakukan," kata Ridwan Kamil dalam keterangannya, Minggu (10/4).

Menurutnya, adanya hasil survei ini membuktikan bahwa elektoral itu berbanding lurus dengan kinerja. Jadi bekerja dengan pencitraan dan bekerja dengan kesungguhan itu berbeda.


"(Hasil survei dia paling disukai) ini mungkin kesungguhan kita bekerja ada hasilnya dan terapresiasi," ujarnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Disinggung soal hasil survei yang semakin menguatkan dirinya menuju 2024, Kang Emil -begitu sapaannya, enggan membahas lebih lanjut.

Dirinya akan menegaskan langkahnya berlabuh ke partai politik pada pertengahan 2022 ini. Meski begitu, urusan diusung atau tidak ia mengaku hal itu urusan takdir.

"Itu mah kalau takdir itu enggak bisa dibilang dari sekarang. Kalau ada (kesempatan maju) Bismillah, kalau enggak ada ya enggak ada masalah," pungkasnya.

Sebelumnya, Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei bertajuk “Prospek Presiden 2024” Updated Survei Nasional: 13-20 Maret 2022.

Survei itu menempatkan Ridwan Kamil sebagai tokoh yang paling disukai publik, mengungguli Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. 

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya