Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Tanggapi Pernyataan Firli Bahuri, Panglima Laot Bireun: Nelayan Masih Jauh dari Sejahtera

SABTU, 09 APRIL 2022 | 16:03 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menegaskan pihaknya akan mengawal dan memastikan anggaran bagi peningkatan kesejahteraan nelayan di seluruh Indonesia.

Terkait hal ini, Panglima Laot Kabupaten Bireuen, Badruddin mengatakan dirinya tidak terlalu mengetahui jika pemerintah mengalokasikan anggaran untuk peningkatan kesejahteraan nelayan di seluruh Indonesia.

“Belum mengetahui hal tersebut bahwa apakah ada nantinya ataupun tidak, namun untuk saat ini pihak nelayan khususnya yang ada di Bireuen belum mendapatkan kesejahteraan dalam bentuk apapun,” kata Badruddin, dikutip dari AJNN,  anggota Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Sabtu (9/4).


Ia juga menceritakan, beberapa minggu sebelumnya, dirinya pernah diminta untuk mengumpulkan seluruh KTP nelayan guna mendapatkan anggaran.

Namun setelah Ia mengumpulkan KTP yang dimaksud, KTP tersebut ditolak oleh pihak yang memintanya untuk mengumpulkannya, dengan alasan yang tidak diketahuinya.

“Jadi untuk saat ini belum ada nelayan yang mendapatkan kesejahteraan dalam bentuk apapun itu, bahkan ketika ada kapal nelayan yang tenggelam ataupun terbakar, bantuan masa panik pun tidak didapati,” ujarnya.

Disisi lain, Badaruddin menceritakan bahwa sebelumnya ada 17 kapal milik nelayan yang mengalami kerusakan, terbakar serta tenggelam. Lalu ia meminta bantuan ke pihak yang terkait, namun tidak ada satupun pihak yang memberikan bantuan.

Mewakili para nelayan, Panglima Laot Kabupaten Bireuen ini sangat berharap atas apa yang dilakukan KPK ini kelak dapat memberikan kesejahteraan bagi nelayan.

Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri menegaskan bahwa nelayan merupakan pahlawan devisa samudera dan pahlawan pertahanan dan kedaulatan NKRI.

Oleh karena itu, Firli mengingatkan aparatur pemerintah termasuk pejabat yang terkait untuk jangan main-main dengan hajat hidup nelayan, khususnya pada aturan dan program kesejahteraan nelayan.

KPK, tegas Firli akan mengejar dan menangkap siapapun yang berani mengusik apalagi memakan anggaran negara bagi para kesejahteraan nelayan Indonesia, dengan pasal tindak pidana korupsi yang paling berat hukumannya.

“Kami di KPK akan mengawal seluruh anggaran peningkatan kesejahteraan nelayan seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, mulai Miangas hingga Pulau Rote demi kesejahteraan dan kemakmuran pahlawan ekonomi devisa samudera, pahlawan pertahanan dan kedaulatan negara,” demikian Firli menegaskan.


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya