Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, saat berceramah di Masjid UGM/Net

Politik

Teriakan "Anies Presiden" di UGM Bukan Rekayasa

JUMAT, 08 APRIL 2022 | 13:28 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kehadiran Anies Baswedan di Kota Yogyakarta kembali menyita perhatian publik tanah air. Penyebabnya, riuhnya teriakan "Anies Presiden" dari sejumlah jemaah usai Anies berceramah di masjid Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Kamis malam (7/4).

Peristiwa itu turut menjadi sorotan mantan Menpora era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Roy Suryo. Menurutnya, insiden tersebut bukanlah rekayasa sebagaimana "dipaksakan" oleh para elite politik lain sebelum-sebelumnya.

"Teriakan-teriakan 'presiden-presiden' kepada Mas Goodbener DKI Jakarta Anies Baswedan semalam di Masjid UGM memang fenomenal," ucap Roy Suryo kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat siang (8/4).  


Meski saya tidak mendengar langsung di lokasi, tetapi melihat banyaknya postingan spontan yang diunggah oleh masyarakat di berbagai platform sosmed (IG, Twitter, FB, TikTok, YouTube) yang beberapa di antaranya muncul sebagai berita di media-media mainstream juga, memang bukan rekayasa," sambungnya.

Roy Suryo melanjutkan, ia sangat mengenal orang nomor satu di DKI Jakarta itu sejak di Sekolah Menengah Pertama (SMP) 5 Pawitikra Yogjakarta. Kala itu, Anies memang adik kelas Roy, meskipun dahulu bersama di Seksi Sosial OSIS SMP 5 Pawitikra.

"SMA memang tidak sama (saya di SMAN 3 Padmanaba, mas Anies di SMAN 2 Bener), namun 'ketemu' lagi saat di UGM, meski beda Fakultas. Saya di Ilmu Komunikasi, Anies di Ekonomi-Bisnis," katanya.

Atas dasar itu, Roy meyakini bahwa insiden teriakan "presiden" dari jemaah masjid UGM itu benar adanya. Bukan rekayasa.

"Jadi semalam itu memang rasanya Mas Anies seperti 'balik ke rumah sendiri' di UGM tersebut. Apalagi dalam ceramahnya memang dengan sangat fasih menyebut nama-nama teman dan dosen selama di Kampus Rakyat tersebut. Kata orang-orang tidak diragukan lagi memang lulusan asli UGM," pungkasnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya