Berita

Shell/Net

Dunia

Dipastikan Tanggung Kerugian, Shell Hentikan Operasinya di Rusia

KAMIS, 07 APRIL 2022 | 20:53 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Shell telah memutuskan untuk membatalkan keputusan apa pun untuk membuat kontrak baru dengan Rusia dan menarik dirinya dari negara itu.

Keputusan itu, sebagai tanggapan atas kemarahan global terhadap raksasa energi tersebut terkait keterlibatan mereka dalam membeli minyak Rusia setelah Moskow menginvasi Ukraina.

Atasan Shell mengatakan, mereka tidak akan lagi membeli minyak di pasar spot, tetapi akan terus memenuhi kontrak pembelian bahan bakar dari Rusia yang ditandatangani sebelum invasi ke Ukraina.


"Shell belum memperbarui kontrak jangka panjang untuk minyak Rusia, dan hanya akan melakukannya di bawah arahan pemerintah yang eksplisit, tetapi kami secara hukum berkewajiban untuk menerima pengiriman minyak mentah yang dibeli berdasarkan kontrak yang ditandatangani sebelum invasi," kata pernyataan perusahaan itu, dikutip dari The Guardian, Kamis (7/4).

Shell telah mengkonfirmasi akan rugi antara 4 miliar dolar AS dan 5 miliar AS dari pembongkaran aset di Rusia ketika perusahaan menarik dirinya dari negara itu.

Pembaruan aktivitas penarikan di Rusia termasuk Shell keluar dari usaha patungan dengan Gazprom, raksasa energi dari Rusia.

Perusahaan mengatakan sebelumnya bahwa mereka akan melepas 27,5 persen saham di fasilitas gas alam cair Rusia dan 50 persen saham proyek ladang minyak di Siberia.

Bulan lalu, bos Shell terpaksa dibuat minta maaf setelah membeli minyak di pasar spot on dari Rusia dengan harga diskon.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya