Berita

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat, Nancy Pelosi/Net

Dunia

Nancy Pelosi akan Kunjungi Taiwan, China Ancam Ambil Langkah Tegas jika Perjalanan Dilanjutkan

KAMIS, 07 APRIL 2022 | 18:32 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Laporan perjalanan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat, Nancy Pelosi ke Taiwan pada akhir pekan ini telah memicu protes diplomatik dari China. China mengatakan akan mengambil langkah tegas jika kunjungan itu dilanjutkan.

Pelosi, pendukung lama Taiwan, diperkirakan tiba di Taipei pada Minggu (10/4) setelah mengunjungi Jepang, menurut laporan South Morning China Post pada Kamis (7/4).

Baik kementerian luar negeri Taiwan maupun kantor Pelosi tidak mengkonfirmasi laporan tersebut. Tetapi analis China daratan melihat kunjungan itu  mungkin terjadi mengingat dukungan bipartisan Amerika untuk Taiwan dan garis keras Washington terhadap China di tengah krisis Ukraina.


Jurubicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian pada Kamis (7/4), mendesak Washington untuk mematuhi kebijakan One-China dan mengatakan Beijing dengan tegas melarang segala bentuk pertukaran resmi antara AS dan Taiwan.

Dia mengatakan jika Pelosi mengunjungi Taiwan, itu sangat bertentangan dengan kedaulatan dan integritas teritorial China.

“Ini secara serius merusak fondasi politik hubungan China-AS, dan mengirim pesan yang keliru kepada pasukan separatis yang mempromosikan kemerdekaan Taiwan,” ujar Lijian, dikutip dari South Morning China Post.

Zhao mengatakan China mendesak Washington untuk segera membatalkan perjalanan itu.

“Jika AS mengambil jalannya sendiri, China akan mengambil langkah tegas untuk mempertahankan kedaulatan nasional dan integritas teritorial kami. AS harus bertanggungjawab penuh atas semua konsekuensinya,” ujarnya.

Ditanya tentang komentar Menteri Keuangan AS Janet Yellen pada Rabu bahwa Washington siap menggunakan semua alat sanksinya terhadap China jika Beijing bergerak agresif terhadap Taiwan, Zhao mengatakan itu adalah urusan internal dan tidak ada negara lain yang berhak ikut campur.

Jurubicara Kementerian Luar Negeri Taiwan, Joanne Ou menolak untuk mengkonfirmasi atau menyangkal perjalanan Pelosi, tetapi mengatakan Taipei akan terus mengundang pejabat AS untuk mengunjungi pulau itu.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya