Berita

Aliansi Mahasiswa Masyarakat Indonesia Cinta Damai (AMMICD) saat demonstrasi di depan Gedung Kedubes Rusia untuk Indonesia/RMOL

Politik

Geruduk Kedubes Rusia, Mahasiswa Indonesia Tolak Kehadiran Putin di G-20

RABU, 06 APRIL 2022 | 14:01 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Aliansi Mahasiswa Masyarakat Indonesia Cinta Damai (AMMICD) menggelar aksi solidaritas untuk Ukraina, di depan Kedutaan Besar Rusia, di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Rabu siang (6/4).

Dalam tuntutan aksinya, massa juga menyuarakan penolakan kehadiran Presiden Rusia Vladimir Putin yang dijadwalkan bakal menghadiri G20 di Bali, Indonesia.

Di samping, massa juga mengecam tindakan tentara Rusia yang melakukan invasi terhadap Ukraina dan meminta agar perang segera disudahi. Sebab, itu bertentangan dengan Hak Asasi Manusia (HAM).


"Tolak kedatangan Putin di G 20," teriak sang orator dari atas mobil komando.

Puluhan massa aksi itu membentangkan spanduk bertuliskan "Sat No For Nuclear Threats" lalu ada juga "Stop War, Peace and Love" dan lainnya.

Dalam aksinya tersebut, massa membawa sedikitnya enam tuntutan aksi;

1. Hentikan perang di Ukraina & Hentikan segala ancaman memakai senjata nuklir.

2. Tarik semua pasukan dan tentara Rusia keluar dari Ukraina

3. Hentikan pelanggaran-pelanggaran HAM yang terjadi di Ukraina.

4. Tolak kedatangan Putin di G 20.

5. Hormati hak menentukan nasib sendiri rakyat Ukraina, sesuai yang tertera di Piagam PBB.

6. Efek invasi Rusia di Ukraina menyebabkan Indonesia mengalami kenaikan harga dari segala aspek
yang merugikan masyarakat Indonesia.

Sebelumnya, massa menggelar aksi di depan Kedubes Ukraina, yang letaknya tidak jauh dari Kedubes Rusia.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya