Berita

Ketua Gerakan Reformasi Politik (Gerpol) Indonesia, Andrianto/Net

Politik

Ketua Gerpol Berharap Ada Keadilan Hakiki dan Munarman Bisa Dibebaskan

RABU, 06 APRIL 2022 | 10:27 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur diharapkan dapat bersikap objektif dan membebaskan terdakwa Munarman dari segala tuntutan dalam perkara dugaan terorisme.

Harapan itu disampaikan oleh Ketua Gerakan Reformasi Politik (Gerpol) Indonesia, Andrianto menjelang dimulainya sidang putusan atau vonis terhadap Munarman yang digelar di PN Jakarta Timur pada hari ini, Rabu (6/4).

"Saya berharap ada keadilan hakiki dari kasus Munarman ini," ujar Andrianto kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (6/4).


Karena menurutnya, dari sejumlah saksi yang dihadirkan di persidangan, tidak satupun yang membuktikan bahwa Munarman terlibat tindakan terorisme.

"Dalil Jaksa hanya kehadiran fisik dalam sebuah kegiatan di mana banyak pihak juga hadir. Hanya karena kemudian organisasi tersebut terlarang, tidak bisa dijadikan dalih pelanggaran hukum," kata Andrianto.

Andrianto menduga, adanya upaya penghabisan terhadap organisasi yang di mana Munarman pernah menjadi Sekretaris Umumnya.

"Jadi ada balas dendam kepada organisasi Munarman yang kritis dan menggalang aksi jutaan umat Islam terhadap peristiwa penistaan agama,” katanya

“Saya lihat hukum saat ini sudah disusupi radikalisme oligarki. Radikalisme oligarki ini sesungguhnya lebih berbahaya. Saya berharap Hakim dapat objektif dengan membebaskan Munarman dan mengembalikan harkat martabatnya," pungkas Andrianto.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya