Berita

Menteri Keuangan Israel, Avigdor Lieberman/Net

Dunia

Israel Bakal Kurangi Pajak Bensin

RABU, 06 APRIL 2022 | 00:55 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Menteri Keuangan Israel, Avigdor Lieberman menyatakan bahwa defisit anggaran negaranya turun menjadi antara 1,5 -1,6 persen dari produk domestik bruto pada bulan Maret jika dibandingkan dengan 2,2 persen pada bulan Februari.

Dengan turunnya defisit anggaran itu, Israel kini memutuskan untuk memotong pajak bensin, sekaligus sebagai respon melonjaknya biaya bahan bakar.

Dikutip dari Reuters, Kemenkeu Israel mengatakan tren rebound ini didorong oleh nilai pendapatan pajak lebih tinggi pada Maret.


Lieberman mengatakan, meskipun prosesnya mungkin memakan waktu, dia berencana untuk mengurangi pajak cukai bensin "blu" Israel sebesar setengah shekel dari harga saat ini, yakni 3,13 shekel per liter.


“Pajak “blu” menyumbang 42 persen dari total harga bensin, yang naik menjadi 7,44 shekel per liter pada awal April,” kata Lieberman, Selasa (5/4).


Sementara itu, Komite keuangan parlemen Israel masih perlu menyetujui pengurangan pajak bensin tersebut, namun Lieberman yakin mereka akan menyetujuinya karena harga minyak global mulai stabil.

Lieberman kemudian mengatakan bahwa kerugian kas negara dari pajak cukai bensin yang merendah bisa sampai 800 juta shekel selama tiga bulan kedepan.

Ekonomi Israel tumbuh 8,2 persen pada tahun 2021, sementara inflasi telah mencapai level tertinggi dari satu decade, sebesar 3,5 persen. Inflasi itu memungkinkan Bank of Israel untuk memulai siklus kenaikan suku bunga pada pekan depan.

Ketika ditanya tentang suku bunga yang lebih tinggi, Lieberman menolak berkomentar.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya