Berita

RDP Komisi II DPR bersama Mensesneg, Seskab, KSP dan Kepala BPIP/Repro

Politik

RDP Bareng Lingkaran Istana, Mardani Ali Sera Tanyakan Anggaran Muluskan Wacana Penambahan Masa Jabatan Presiden

SENIN, 04 APRIL 2022 | 14:03 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi II DPR RI fraksi PKS mempertanyakan soal wacana penambahan masa jabatan Presiden Joko Widodo tiga periode atau penundaan Pemilu 2024 kepada para elite yang berada di lingkaran Istana Negara.

Itu penting guna menepis isu bahwa wacana hingga adanya gerakan penambahan masa jabatan Presiden Jokowi telah dipersiapkan dengan matang yakni dengan telah disiapkan anggaran untuk hal tersebut.  

Demikian ditegaskan Anggota Komisi II DPR RI fraksi PKS Mardani Ali Sera dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi II DPR RI bersama Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Sekretaris Kabinet (Seskab) Kantor Staf Presiden (KSP), hingga Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta pada Senin (4/4).


"Pertanyaan saya kepada tiga pembantu utama presiden (Mensesneg Pratikno, Kepala KSP Moeldoko, Setkab Pramono Anung) mudah-mudahan tidak ada anggaran digunakan untuk kegiatan-kegiatan isu tiga periode atau penundaan (Pemilu 2024)," tegas Mardani.

Sebab, sambungnya, wacana yang berujung gerakan penambahan masa jabatan Presiden Jokowi hingga penundaan Pemilu 2024 adalah bertentangan dengan konstitusi UUD 1945.

Oleh karena itu, Mardani mempertanyakan apakah benar ada anggaran untuk menggoalkan wacana penundaan Pemilu 2024 dan penambahan masa jabatan Presiden Jokowi.

"Kalau pun isu itu ada, biarkan jadi isu elite yang akan diputuskan oleh para pimpinan partai. Mohon jawaban dari tiga pembantu utama presiden, sehingga saya bisa menyampaikan kepada masyarakat bahwa tidak ada gerakan untuk tiga periode Pak Jokowi," pungkasnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya