Berita

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dan Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan/Net

Politik

MPR RI: Janji Kampanye Tidak Terpenuhi Tandanya Gagal, Bukan Diperpanjang

SENIN, 04 APRIL 2022 | 11:26 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Joko Widodo telah gagal memimpin Indonesia. Meski menjabat selama dua periode, masih banyak janji kampanye belum terpenuhi.

"Janji kampanye Pak Jokowi untuk menurunkan nilai tukar dolar di bawah Rp 10 ribu (belum terealisasi)," kata Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (4/4).

Berangkat dari hal itu, maka isu perpanjangan masa jabatan presiden tidak relevan. Selain menabrak konstitusi, banyak janji kampanye presiden tak terealisasi dengan baik.


"Jadi kalau sampai hari ini janji-janji kampanye belum terpenuhi, impor jalan terus sekalipun marah-marah, impor kedelai. Tahun 2015 katanya sudah tidak ada impor, nyatanya sampai hari ini masih ada impor kedelai, itu tandanya pemerintah gagal,” ucap politisi PKS ini.

Di sisi lain, publik butuh langkah tegas presiden seperti memecat anak buah yang menggaungkan wacana penundaan pemilu 2024 dan penambahan masa jabatan presiden.

"Harusnya begitu, bukan membikin gaduh dengan membiarkan manuver melanggar konstitusi, memperpanjang masa jabatan presiden," tutupnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya