Berita

SPBU Pemex milik Meksiko/Net

Dunia

Meksiko Sebal, BBM Subsidinya Justru Lebih Banyak Dibeli Orang Amerika di Perbatasan

SENIN, 04 APRIL 2022 | 09:36 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Meksiko memutuskan untuk menarik subsidi bahan bakar minyak (BBM) untuk wilayah perbatasan Amerika Serikat (AS) pada pekan ini.

Langkah tersebut diambil lantaran pemerintah menyebut BBM subsidinya justru dibeli lebih banyak orang Amerika. Mereka berkendara ke perbatasan Meksiko hanya untuk membeli BBM.

Dimuat Reuters, penangguhan subsidi dimulai dari 3-9 April di sejumlah kota di perbatasan, seperti Tamaulipas, Nuevo Leon, Coahuila, Chihuahua, Sonora dan Baja California, dan Tijuana.


Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Keuangan Meksiko mengatakan ada ketidakseimbangan antara supply dan demand di wilayah-wilayah tersebut.

"Di Amerika Serikat, harga bensin lebih tinggi daripada di Meksiko, dan warga negara itu melintasi perbatasan untuk membeli persediaan," ujar Kementrian Keuangan Meksiko.

Karena harga bahan bakar melonjak setelah Rusia menginvasi Ukraina, lebih banyak orang yang tinggal di AS mengemudi melintasi perbatasan ke Meksiko untuk mencari harga bensin yang murah meriah.

Subsidi BBM di Meksiko sendiri telah diperjuangkan oleh pemerintahan Presiden Andres Manuel Lopez Obrador, yang telah lama berjanji untuk melindungi konsumen dari kenaikan harga tajam bensin di negeri.

Dikatakan, Meksiko menggunakan pendapatan ekstra yang dikumpulkannya dari harga minyak yang lebih tinggi sebelum harga bensin melonjak, untuk mensubsidi harga bensin dan solar domestik.

Walaupun produksi minyak telah turun secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir, Meksiko tetap menjadi produsen dan pengekspor minyak utama.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya