Berita

Pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio/Net

Politik

Hendri Satrio: Cukup 10 Detik Bagi Jokowi Redam Isu Tunda Pemilu, Tapi Kenapa Sulit Sekali?

SENIN, 04 APRIL 2022 | 09:28 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Wacana penundaan Pemilu 2024 dan penambahan masa jabatan presiden menjadi 3 periode terus bergulir di masyarakat. Sekalipun wacana ini bertentangan dengan konstitusi negara.

Pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio mengatakan bahwa kasus ini sebenarnya bisa dengan mudah diredam oleh Presiden Joko Widodo.

Bahkan, sambung pendiri lembaga survei KedaiKOPI ini, Jokowi tidak butuh waktu lama. Cukup 10 detik saja.


“Presiden Jokowi hanya perlu kurang dari 10 detik untuk mengatakan, "Mari kita sukseskan Pemilu 14 Februari 2024”,” ujarnya lewat akun Twitter pribadi, Senin (4/4).

Hensat, sapaan akrab Hendri Satrio, yakin bahwa setelah kalimat itu terucap, maka isu tentang penundaan pemilu akan mereda secara otomatis. Tidak akan ada lagi lingkaran istana yang berani mendengungkan wacana itu kembali.

“Tapi entah mengapa sulit sekali terjadi,” demikian Hensat yang tengah gencar menyuarakan #2024Gantian

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya