Berita

Pelantikan DPD Partai Demokrat Nusa Tenggara Barat/Net

Politik

Usai Dilantik, Demokrat NTB Siap Antar AHY jadi Presiden 2024

KAMIS, 31 MARET 2022 | 21:22 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melantik kepengurusan DPD Partai Demokrat Nusa Tenggara Barat dan DPD Partai Demokrat Yogyakarta. Tidak secara fisik, AHY hadir secara virtual.

Pelantikan pengurusan DPD Partai Demokrat NTB periode 2022-2027 yang akan dipimpin Indra Jaya Usman berlangsung di Merumatta Hotel, Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, Kamis (31/3).

Indra Jaya Usman mengatakan, dia bersama koleganya Andi Mardan yang menjabat Sekertaris DPD dan kepengurusan yang baru siap langsung berkerja menjalankan mesin partai. Ia berkomitmen untuk mengimplementasikan arahan AHY untuk kebangkitan Partai Demokrat di NTB.


"Tentunya sesuai arahan Ketum AHY pengurus yang diberikan amanah kepercayaan langsung berkerja. Melihat tahapan pemilu tidak lama lagi," kata Indra dalam keterangannya.

"Dan agenda terdekat yaitu memperkuat dan konsolidasi internal, diantaranya menggelar musyawarah cabang (muscab) 10 DPC kabupaten/kota yang ditargetkan muscab tuntas akhir April," imbuhnya.

Indra menyampainya, melalui acara muscab, akan menjadi tapak awal langkah politik untuk memperkuat konsolidasi menghadapi Pemilu 2024.

“Ini langkah awal memanaskan mesin politik partai, tentunya kita tetap konsolidasi ke bawah mematangkan strategi untuk kemenangan Pemilu 2024,” katanya.

Partai Demokrat NTB sendiri bertekad menjadi pemenang Pemilu 2024. Selain itu, Indra juga menargetkan untuk bisa memenangkan AHY pada Pilpres 2024.

Untuk itu, dia akan bekerja maksimal mempersiapkan mesin partai. Termasuk juga selektif dalam menempatkan kader di dalam kepengurusan.

"Mesin partai berjalan dengan baik, saya percaya dapat menghantar AHY menjadi Presiden 2024. AHY aset Kemokrat khas yang dibutuhkan bangsa ini, ide pikiran yang  cerdas dipercaya dapat memimping bangsa," beber Indra.

"Target kita menang pileg dan pilpres di NTB,” tandasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya