Berita

Ketua Majelis Pembina Organisasi (MPO) Apdesi Muhammad Asri Anas (baju batik) saat jumpa pers di Jakarta Selatan/RMOL

Politik

Jumpa Pers, Apdesi Tak Mau Pusing Soal "3 Periode"

KAMIS, 31 MARET 2022 | 19:03 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) membantah mendapatkan perintah dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) agar menyuarakan dukungan Presiden Joko Widodo tiga periode dalam acara Silatnas Apdesi yang digelar Rabu kemarin (30/3).

Bantahan itu disampaikan Ketua Majelis Pembina Organisasi (MPO) Apdesi Muhammad Asri Anas saat jumpa pers di Jakarta Selatan, pada Kamis (31/3).

"Tidak ada arahan dari Pak Luhut bicara tentang tiga periode. Bahkan jujur aja rata-rata kemarin itu mau berteriak tiga periode," kata Asri.


Bahkan, Asri mengklaim, Luhut Binsar Panjaitan dan Mendagri Tito Karnavian justru melarang Apdesi untuk menyuarakan Jokowi tiga periode. 

"Itu penting kita jelaskan. Jangan menciderai," tegasnya.

Namun begitu, Asri tidak membantah bahwa pihaknya kerap melakukan beberapa kali pertemuan dengan Luhut Binsar Panjaitan sebelum acara Silatnas Apdesi digelar.

"Mengenai alur berapa kali ketemu Pak Luhut ya seringkali kan," tuturnya.

Di sisi lain, Asri mengalami keinginan para kepala desa yang menyuarakan Jokowi tiga periode. Menurutnya, para kepala desa berfikir simpel karena jabatan kepala desa diperbolehkan untuk tiga periode, sehingga Presiden pun dinilai bisa.

"Logika teman-teman kepala desa ini sederhana. Gue jadi kepala desa tiga periode, masak presiden gak bisa?" katanya.

"Persoalan apakah dia melengkapi konstitusi atau UU itu bukan urusan teman-teman. Gak mau pusing kan," pungkasnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya