Berita

Illustrasi Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi/RMOLNetwork

Politik

Jika dalam Tempo 21 Bulan Tak Mampu Realisasikan Program, Gubernur dan Wagub Lampung Diminta Mawas Diri

SELASA, 29 MARET 2022 | 13:42 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Aksi petani di Desa Sebarus, Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat yang membuang tomat hasil panen kebunnya di jalan beredar luas di media sosial. Aksi ini pun langsung menjadi perhatian nasional.

Petani Lampung Barat merasa kecewa berat lantaran harga jual tomat sangat murah, hanya Rp400 per kg, jauh dibandingkan dengan biaya modal menanam.

Salah satu pendiri dan mantan pengurus Forum Komunikasi Petani Lampung Berjaya (FKPLB), Nizwar Affandi, mengaku miris melihat harga jual hasil panen rendah yang jauh dari janji kerja Gubernur Arinal Djunaidi dan Wakil Gubernur Chusnunia Chalim (Nunik).


Affan mengatakan, ada 5 poin utama dalam janji pertama dari 33 Janji Kerja. Yaitu Kartu Petani Berjaya (KPB) untuk memberikan jaminan kepada petani bisa mendapatkan kepastian mendapatkan benih/bibit, pupuk, pestisida dan insektisida secara tepat waktu sesuai dengan kebutuhan petani.

Lalu kepastian pasar produk pertanian dengan harga yang menguntungkan para petani, bantuan permodalan dalam bentuk kredit usaha tani untuk meningkatkan produktivitas usaha tani, beasiswa bagi anak petani yang berprestasi untuk berbagai jenjang pendidikan, termasuk perguruan tinggi, serta jaminan sosial bagi petani Lansia.

Menurut Affan, indikator Janji Kerja tersebut sebenarnya tidak sulit kalau sudah ditepati. Antara lain sudah tidak ada lagi keluhan terkait ketersediaan benih/bibit, pupuk, pestisida dan insektisida tepat waktu sesuai kebutuhan petani.

Pun sudah tidak ada lagi keluhan terkait harga komoditi/produk pertanian apalagi sampai membuangnya ke jalan.

Kemudian tersedia data yang menunjukkan peningkatan kredit usaha tani di luar bantuan yang diberikan oleh KUR Tani Kementan (jangan kerbau punya kerja sapi yang dapat nama) dan data yang menunjukkan para petani penerima permodalan KPB di luar KUR Tani Kementan itu produktivitas usahanya meningkat.

Juga tersedia data berapa banyak anak petani yang menerima beasiswa dari KPB, jangan-jangan jumlahnya masih relatif sama seperti sebelum ada KPB. Cuma bedanya dulu tidak diberi label KPB (hanya disebut bantuan Pemprov/Gubernur saja) kemudian sekarang dilabeli KPB.

Selanjutnya tersedia data yang menunjukkan jumlah petani lansia penerima jaminan sosial tambahan dari KPB di luar BPJS atau jaminan sosial lainnya yang diongkosi oleh APBD Kab/Kota.

Mantan Ketua Ormas MKGR Lampung ini melanjutkan, Janji Pertama tentang KPB ini, merupakan Program Mahkota yang menjadi unggulan utama Arinal-Nunik.

"Jika 21 bulan lagi, sampai Desember 2023, janji yang pertama, unggulan, dan utama ini saja tidak dapat ditunaikan, sebaiknya Arinal-Nunik berikut partai politik yang mereka pimpin bisa lebih mawas diri dan tidak melampaui batas berani kembali memberikan janji untuk masa jabatan berikutnya," pungkasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya