Berita

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan saat bertemu dengan Puan Maharani yang diduga tengah melobi penundaan pemilu/Net

Politik

Percuma Luhut Lobi Puan, Keputusan Tunda Pemilu Ada di Tangan Megawati

SENIN, 28 MARET 2022 | 19:51 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Upaya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan melobi Ketua DPR RI Puan Maharani untuk menunda pemilu 2024 dinilai sia-sia.

Menurut pengamat politik Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga, meskipun Puan luluh terhadap lobi Luhut untuk melakukan penundaan pemilu 2024, namun keputusan dan sikap PDI Perjuangan tentang wacana tersebut ada di tangan Megawati Soekarnoputeri sebagai ketua umum partai banteng moncong putih yang selama ini masih konsisten menolak wacana tersebut.

"Namun demikian, persoalan penolakan penundaan Pemilu 2024 bukan seutuhnya ditangan Puan. Puan hanyalah kepanjangan tangan dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri,” ucap Jamiluddin.


"Jadi, kalau pun Puan di lobi oleh Luhut, tetap saja keputusan terkait penundaan Pemilu 2024 ada ditangan Megawati,” imbuhnya.

Mantan Dekan FIKOM IISIP tersebut menambahkan, Puan Maharani tidak punya tanduk untuk melawan sang ibu yang menjadi ketua umum partainya untuk mewujudkan keinginan Luhut agar pemilu ditunda.

"Karena itu, Puan yang masih berada dalam kendali ibunya, tampaknya akan tetap pada sikap awalnya. Puan akan tetap vokal menolak penundaan Pemilu 2024 selama Megawati masih kekeuh pada sikapnya,” tutupnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya