Berita

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, dapat dukungan komunitas peduli buta huruf Al Quran untuk maju pada Pilpres 2024/Ist

Politik

Butuh Pemimpin yang Bisa Satukan Masyarakat, Komunitas Peduli Buta Huruf Al Quran Dukung Ridwan Kamil Jadi Capres 2024

SENIN, 28 MARET 2022 | 14:36 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dukungan kembali mengalir kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk maju dalam kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Kali ini dukungan datang dari Komunitas Peduli Buta Huruf Al Quran. Komunitas ini menginginkan sosok pemimpin nasional yang punya perhatian terhadap pengentasan ketidakmampuan individu muslim dalam membaca Al Quran.

"Tentu saja, dalam berjuang mengentaskan buta huruf Al Quran, kami perlu sinergi bersama pemerintah. Kami melihat Kang Emil sosok pemimpin nasional yang punya perhatian terhadap Al Quran," kata Koordinator Deklarasi, Muhammad Hidayat, dalam keterangan yang diterima Kantor Berita RMOLJabar, Senin (28/3).


Menurutnya, sosok Ridwan Kamil sejak menjabat Walikota Bandung hingga Gubernur Jabar saat ini sangat peduli terhadap persoalan buta huruf Al Quran.

"Ini bentuk dukungan politik bagi Kang Emil. Kami melihat beliau punya atensi yang baik terhadap bidang keagamaan di Jawa Barat. Memperhatikan pesantren dan menerbitkan program satu desa satu hafizh (penghafal) Al Quran," jelasnya.

Karena itulah dirinya berharap Ridwan Kamil bisa maju dalam kontestasi Pilpres 2024 dan melenggang menjadi pemimpin nasional. Sehingga perjuangan mengentaskan buta huruf Al Quran di tengah kaum muslimin bisa semakin mudah.

Selain itu, Hidayat menambahkan, sosok Kang Emil sejauh ini juga dapat diterima semua kalangan, karena berasal dari latar profesional. Menurutnya, sudah cukup polarisasi di akar rumput masyarakat akibat dua perhelatan Pilpres sebelumnya.

"Kita butuh pemimpin yang menyatukan masyarakat. Jangan ada lagi istilah cebong-kampret. InsyaAllah Kang Emil bisa diterima semua kelompok masyarakat," tegasnya.   

Giat Komunitas Peduli Buta Huruf Al Quran sementara ini berpusat di Jawa Barat. Keanggotaannya terdiri dari para ulama, guru ngaji, tokoh masyarakat, dan relawan.

Secara khusus, komunitas yang diinisiasi sejak 2020 ini telah melaksanakan sensus terbatas di salah satu wilayah di Kabupaten Sumedang. Melakukan tes langsung kemampuan mengenal huruf hijaiyah dan membaca Al Quran di tiap keluarga.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya