Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, saat mamaparkan hasil survei terakhir IPO/Repro

Politik

Survei IPO: Prabowo, Anies, Ganjar Masih Ada di 3 Besar menuju Pilpres

SENIN, 28 MARET 2022 | 14:21 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Nama Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, masih unggul dibanding nama-nama lainnya dalam peta persaingan menuju Pemilihan Presiden 2024. Prabowo masih menempati urutan pertama survei, dengan asumsi jika Pilpres 2024 diselenggarakan hari ini, tanpa bantuan lembar jawab.

Di urutan kedua, ada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dengan selisih tak sampai 2 persen.

Hal itu terpotret dalam survei Indonesia Political Opinion (IPO) bertajuk "Dinamika Isu Sosial Kemasyarakatan dan Konstelasi Politik 2024", yang hasilnya dirilis Senin (28/3).


"Jika hari ini dilaksanakan Pemilihan Presiden, Bapak/Ibu hendak memilih siapa? (Tanpa bantuan lembar jawab) Prabowo Subianto (meraih) 14,2 persen, Anies Baswedan 12,7 persen," ujar Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, saat memaparkan hasil surveinya.

Sementara, di urutan ketiga ada nama Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan 8,3 persen. Disusul Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (2,9 persen) dan Menparekraf Sandiaga Uno (2,7 persen).

"Lalu Dedi Mulyadi 1,9 persen, Ridwan Kamil 1,7 persen, Susi Pudjiastuti 0,9 persen, Tri Rismaharini 0,8 persen, Erick Thohir 0,5 persen, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok 0,4 persen," tuturnya.

Selanjutnya ada nama Ketua Umum Partai Nasdem dengan raihan 0,2 persen, Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo (0,2 persen), Rizieq Shihab (0,2 persen), dan Ustaz Abdul Somad (0,2 persen).

"Kemudian, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto 0,1 persen, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan 0,1 persen, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa 0,1 persen," tutup pengamat politik jebolan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu.

Survei IPO digelar pada 11-17 Maret 2022 melalui sambungan telepon kepada 1.220 responden yang dipilih secara acak di 34 provinsi di Indonesia.  

Survei menggunakan metode multistage random sampling (MRS), atau pengambilan sample bertingkat dengan margin of error) 2,90 persen, dan  tingkat akurasi data 95 persen.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya