Berita

Ketua Partai Golkar Kota Bandung, Edwin Senjaya/Net

Politik

Golkar Kota Bandung: Ada Upaya Menjatuhkan Partai dalam Wacana Penundaan Pemilu

MINGGU, 27 MARET 2022 | 04:28 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Partai Golkar menegaskan tak pernah meminta Pemilu 2024 ditunda. Narasi yang menyebutkan Golkar, PKB, dan PAN sepakat menunda Pemilu 2024 adalah hal keliru.

Begitu disampaikan, Ketua DPD Golkar Kota Bandung, Edwin Senjaya, Sabtu (26/3).

"Pak Airlangga beliau menyampaikan ada aspirasi dari rakyat, waktu itu petani sawit yang menyampaikan mereka meminta Jokowi agar Pemilu bisa ditunda," katanya.


"Jadi berbeda, di media seolah-olah Golkar yang meminta penundaan Pemilu. Jadi keliru, sampai saat ini Golkar tetap fokus untuk memenangkan Pemilu 2024," tegasnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Edwin menilai, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) yang merupakan bagian dari pemerintahan menjadi pihak yang harus bertanggung jawab soal isu penundaan Pemilu 2024.

Luhut pernah menyebut ada 110 juta pengguna media sosial yang ingin Pemilu 2024 ditunda. Data tersebut disebut berdasarkan big data.

"Kalau elektabilitas turun saya pikir bukan Golkar dong, kan kita tahu, seperti di media kan ada peran pemerintah juga, LBP lihat peran dia, LBP orang kepercayaan Joko Widodo. Menurut saya yang disalahkan bukan Golkar, pemerintah lah mereka yang melakukan manuver untuk menunda Pemilu," tegasnya.

Sebelumnya, Indonesian Politics Opinion menyebut elektabilitas Golkar merosot bersama PKB dan PAN. Kemerosotan tersebut ditengarai imbas isu Penundaan Pemilu 2024.

Edwin Senjaya pun menilai ada pihak yang sengaja memanfaatkan isu tersebut untuk membuat Partai Golkar terpuruk

"Jadi saya melihat ini ada upaya untuk menjatuhkan Partai kita," kata Edwin saat dihubungi, Sabtu (26/3).

Edwin mengungkapkan, pihaknya mengetahui langsung adanya provokasi yang dilakukan lewat pesan berantai di grup-grup WhatsApp.

"Kita di Bandung juga menerima informasi ada seolah ajakan provokasi di WhatsApp di grup jangan pilih Partai Golkar karena meminta Penundaan Pemilu," ungkapnya.

Edwin menegaskan, Partai Golkar tak pernah meminta Pemilu 2024 ditunda. Menurutnya, apa yang disampaikan oleh Ketum Golkar berbeda dengan Ketum PAN maupun PKB.

"Golkar tidak pernah mengeluarkan keputusan untuk meminta penundaan pemilu, yang disampaikan oleh ketum kita berbeda dengan dua ketum yang lain. Kalau Cak Imin itu menyampaikan atas dasar ide dia sebagai Ketum (PKB) dan Zulkifli Hasan Ketum PAN juga meminta supaya penundaan," tandasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya