Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto/Repro

Politik

Akselerasi Peningkatan Kualitas SDM dan Jiwa Kewirausahaan untuk Tingkatkan Peluang Para Entrepreneur UMKM

SELASA, 22 MARET 2022 | 01:28 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Salah satu kunci untuk mempertahankan momentum pemulihan ekonomi saat ini dan mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih baik adalah melalui penguatan UMKM. Pelaku UMKM merupakan critical engine bagi perekonomian, mengingat kontribusinya terhadap PDB mencapai 61% dengan menyerap 97% tenaga kerja nasional.

Selain itu, UMKM juga berperan dalam mendorong peningkatan investasi dan ekspor Indonesia. Total investasi di sektor UMKM mencapai 60% dari total investasi nasional dan kontribusinya terhadap ekspor nonmigas nasional yang mencapai 16%.

Pemerintah pun terus mengeluarkan beragam kebijakan yang berpihak pada UMKM. Seperti memberikan dukungan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR), Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM), Subsidi Bunga Non-KUR, dan lainnya. Semua kebijakan itu akan terus dilanjutkan pada tahun ini guna memastikan UMKM benar-benar pulih dan dapat naik kelas.


“Dengan berbagai kebijakan tersebut disertai perbaikan penanganan pandemi, UMKM Indonesia dapat mulai bangkit, dimana pada 2021 terdapat 84,8 persen UMKM yang sudah kembali beroperasi secara normal," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam acara Obrolan UMKM Hebat dengan tema "Minuman Kekinian Penghasil Cuan", Minggu (20/3).

"Selain itu, selama pandemi tercatat 40 persen UMKM menggunakan teknologi digital untuk memasarkan produknya dan merasakan adanya peningkatan pendapatan. Hal ini membuktikan resiliensi UMKM kita yang cukup tangguh bertahan menghadapi dampak pandemi,” sambung Airlangga.

Lanjut Airlangga, salah satu lapangan usaha yang mengalami pemulihan cukup baik adalah subsektor Industri Makanan dan Minuman. Selama 2021, kinerja industri makanan dan minuman mengalami pertumbuhan positif sebesar 2,54% (yoy). Ini lebih baik dari tahun sebelumnya (1,58%) dan lebih baik dari beberapa sektor industri lainnya.

Selain itu, subsektor Penyediaan Makan Minum selama 2021 juga tumbuh 3,52% (yoy) lebih baik dari tahun 2020 sebesar -6,88%. Kebangkitan beberapa subsektor makanan dan minuman ini dapat dirasakan dari semakin banyaknya kemunculan UMKM minuman kekinian yang sedang digandrungi sebagai gaya hidup.

Banyak lahirnya usaha minuman kekinian yang diolah menggunakan bahan baku teh, kopi, dan kakao juga turut didukung oleh kekayaan komoditas alam Indonesia. Pada 2021, produksi teh sebanyak 145,1 ribu ton dengan Jawa Barat sebagai penghasil terbesarnya. Sementara itu, produksi kopi nasional mencapai 775 ribu ton, di mana Sumatera Selatan menjadi produsen tertinggi.

“Kita juga memproduksi kakao hingga 706,5 ribu ton dengan Sulawesi Tengah sebagai pusatnya. Tingginya produksi teh, kopi, dan kakao di Indonesia serta momentum pemulihan ekonomi ini tentunya menjadi peluang bagi para entrepreneur UMKM untuk menggali “cuan” di sektor ini dan membantu peningkatan ekonomi nasional dan juga masih banyak tantangan yang dirasakan oleh UMKM untuk dapat berkembang, termasuk di sektor makanan dan minuman, seperti masalah perizinan dan kesulitan akses pembiayaan formal,” papar Menko Airlangga.

Dengan legalitas yang memadai, UMKM akan lebih mudah mengakses berbagai fasilitas pembiayaan yang disediakan oleh Pemerintah, seperti Program KUR. Segmentasi KUR yang telah terbagi menjadi KUR supermikro, mikro, dan kecil, juga dapat dimanfaatkan bagi mahasiswa atau entrepeneur pemula yang ingin membangun usahanya sejak dini.

Kriteria KUR supermikro yang tidak memiliki pembatasan minimal waktu pendirian usaha akan memudahkan wirausahawan pemula untuk memperoleh pembiayaan di bawah Rp10 juta dan diharapkan membantu usahanya untuk naik kelas.

Dukungan perpanjangan tambahan subsidi di mana bunga KUR menjadi sebesar 3% hingga akhir Desember 2022 juga diberikan untuk mempercepat pemulihan UMKM pascapandemi.

Dari sisi peningkatan SDM, Pemerintah memiliki berbagai progam seperti Kartu Prakerja, dan Gerakan Nasional Literasi Digital untuk bidang teknologi digital agar masyarakat dapat meningkatkan keterampilannya dan berani membuka usaha dengan keterampilan tersebut.

“Akselerasi dalam meningkatkan kualitas SDM dan jiwa kewirausahaan memerlukan koordinasi dan sinergi dengan seluruh pihak. Saya berharap kita semua dapat bergotong royong untuk meningkatkan peran dalam mengantar mahasiswa, alumni dan binaannya yang ingin mendirikan usaha sehingga dapat berkontribusi secara lebih lagi bagi bangsa ini,” demikian Airlangga.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya