Berita

Rombongan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan saat berkunjung ke kiai di Jatim/Net

Politik

Zulkifli Hasan Serius Menggarap Suara Nahdliyin di Jawa Timur

SENIN, 21 MARET 2022 | 19:06 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Safari politik Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas) di Jawa Timur terus berlanjut. Dalam sepekan dia telah menyusuri daerah Tapal Kuda, kemudian ke Mataraman, dan kini menyasar wilayah Madura. Khususnya di Kabupaten Sampang.

Ketua DPW PAN Jatim Rizki Sadig yang mendampingi safari politik Zulhas menjelaskan bahwa strategi politik “sat set” ini terbilang unik. Sebab, PAN dikenal sebagai partai berbasis warga Muhammadiyah, kini mulai serius menggarap warga nahdliyin.

“Ini kan Jawa Timur. Sedikit berbeda. Jatim ini basisnya NU. Untuk mewujudkan Jatim basis PAN, kita perlu terbuka dan diterima warga nahdliyin,” ujarnya anggota Komisi I Fraksi PAN itu.


Dia menjelaskan bahwa PAN merupakan partai yang terbuka, inklusif, dan tengahan. Artinya, langkah untuk merangkul nahdliyin bukan hal yang aneh, apalagi tabu bagi PAN.

Di Jawa Timur, Zulhas tidak hanya mengunjungi pesantren NU, tapi juga berziarah ke tiga ulama penting di Jatim. Di antaranya ke makam Habib Sholeh bin Muhsin al-Hamid di Jember, makam Mbah Hamid di Pasuruan, dan terakhir makam Syekh Cholil Bangkalan.

Baginya, ziarah merupakan hal yang penting untuk napak tilas, mengaji sejarah tentang perjuangan para ulama mencintai bangsa.

“Nilai ini relevan untuk PAN,” sambungnya.

Untuk lebih dekat dengan nahdliyin, Zulhas juga mengenakan sarung dan shalawatan. Zulhas tampak ingin memperlihatkan bahwa partai berlambang matahari putih ini serius menjadi partai yang inklusif untuk semua golongan.

“Alhamdulillah kami diterima. Banyak kiai-kiai dan pondok-pondok menitipkan anak-anak atau kerabat mereka untuk maju dari PAN dalam pemilu 2024 mendatang,” sambungnya.

“Simbol PAN itu matahari. Seperti matahari, kita tak boleh pilih-pilih memberikan kasih sayang,” tutupnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Ini Alasan Nusron Wahid Tak Nongol di DPR Usai Anak Buah Dicokok KPK

Rabu, 16 September 2026 | 16:28

Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Kecelakaan KM Virgo Transport 8

Rabu, 16 September 2026 | 16:17

Panja RUU Pemilu Dipastikan Dibentuk Tahun Ini

Rabu, 16 September 2026 | 16:15

Perlu Diusut Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Muara Baru

Rabu, 16 September 2026 | 16:11

PT 5 Persen Bikin Partai Nonparlemen Makin Berat ke Senayan

Rabu, 16 September 2026 | 16:10

Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai, Danantara Diminta Ikut Bantu

Rabu, 16 September 2026 | 16:09

Bapemperda DPRD DKI Dorong Penguatan Perlindungan Anak di Ruang Digital

Rabu, 16 September 2026 | 16:00

OPM Bunuh Sopir Angkutan Masyarakat, Mobil Dibakar

Rabu, 16 September 2026 | 15:47

Kolaborasi Lintas Lembaga Terus Diperkuat Meski Karhutla Menurun

Rabu, 16 September 2026 | 15:44

KPK Periksa 3 ASN BPK terkait Dugaan Suap Pengubahan Audit Pemkab Muara Enim

Rabu, 16 September 2026 | 15:32

Selengkapnya