Berita

Petugas penjaga perbatasan Polandia berpatroli di pagar kawat berduri di sepanjang perbatasan Polandia-Belarusia dekat desa kecil Usnarz Gorny pada Rabu 25 Januari 2022/Net

Dunia

Tentara Polandia yang Membelot Ditemukan Tewas Tergantung di Belarusia

JUMAT, 18 MARET 2022 | 10:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Seorang pembelot Angkatan Darat Polandia, Emil Czeczko, yang mencari suaka di Belarus di mana ia sering muncul di media membuat pernyataan kritis tentang pemerintah di Warsawa, ditemukan tewas di Minsk.

Komite Investigasi Belarusia mengatakan pada Kamis (17//3) bahwa Czeczko ditemukan tergantung di apartemennya di ibukota Belarusia, menambahkan bahwa mereka sedang menyelidiki beberapa motif, termasuk bunuh diri atau pembunuhan.

Dikutip dari RT, Jumat (18/3), Czeczko melintasi perbatasan Polandia-Belarusia pada 16 Desember 2021. Menurut pihak berwenang Belarusia tujuannya adalah untuk mencari suaka.  


Prajurit itu, yang telah mengambil bagian dalam operasi penahanan migran pemerintah Polandia, dilaporkan mengatakan bahwa dia terpaksa meninggalkan tanah airnya karena dia sangat menentang taktik keras yang digunakan oleh otoritas Polandia terhadap para migran yang mencoba menyeberangi perbatasan.

Berbicara kepada media Belarusia, Czeczko mengklaim, antara lain, bahwa dia melihat dua sukarelawan Polandia ditembak dan dibunuh setelah datang ke wilayah itu untuk membantu para pengungsi.  

Czeczko tidak memberikan bukti apa pun untuk menguatkan tuduhan tersebut, meskipun, tanpa laporan yang keluar dari Polandia sendiri yang akan mengkonfirmasi atau menyangkal dugaan kematian kedua sukarelawan tersebut.

Selain itu, Czeczko juga menuduh bahwa penjaga perbatasan dan pasukan Polandia membunuh antara 200 dan 700 migran selama rentang waktu hanya sepuluh hari di bulan Juni.  
 
Tentara itu juga mengklaim bahwa dia sendiri telah mengambil bagian dalam pembunuhan massal yang dituduhkan itu, dengan mayat-mayat yang kemudian diduga dikubur di kuburan massal oleh penjaga perbatasan Polandia. Czeczko mengatakan kepada wartawan Belarusia bahwa anggota layanan Polandia telah diberikan bir untuk menghilangkan stres sesudahnya.  

Klaim ini, bagaimanapun, tidak didukung dengan bukti apapun.

Selama berada di Belarus, Czeczko juga bersikeras bahwa dia akan menghadapi kematian jika dia kembali ke Polandia.

Media Polandia pada saat itu menolak semua hal di atas, dan menyebutnya sebagai bagian dari kampanye disinformasi Presiden Belarusia Alexander Lukashenko untuk melawan Polandia.

Divisi Mekanik ke-16, tempat Czeczko bertugas, mengkonfirmasi kepergiannya. Menteri Pertahanan Polandia, Mariusz Blaszczak, mengklaim bahwa pembelot itu memiliki masalah dengan hukum, dan sebelumnya meminta untuk berhenti sebagai tentara.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

IPC TPK Catat Pertumbuhan Positif pada Awal Triwulan II 2026

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:10

Rekayasa Lalin di Harmoni Berlaku hingga September Imbas Proyek MRT Jakarta

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:01

Membaca Ulang Tantangan Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:59

Belum Ada Update Nasib 5 WNI yang Ditahan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:58

Cadangan Beras RI Tembus 5,37 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52

Optimisme Pemerintah Jangan Sekadar Lip Service

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:50

KSAD Tegaskan Pembubaran Nobar ‘Pesta Babi’ Atas Permintaan Pemda

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:45

Beras RI Berlimpah, Zulfikar Suhardi Harap Harga Tetap Terjangkau

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Prabowo Dijadwalkan Hadir di DPR Bahas RAPBN 2027

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Dosen Lintas Kampus Kolaborasi Dorong Perlindungan Kerja

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:15

Selengkapnya