Berita

Presiden China Xi Jinping/Net

Dunia

Dokumen Intelijen Rusia: Presiden China Xi Jinping Pertimbangkan Serbu Taiwan pada Musim Gugur

KAMIS, 17 MARET 2022 | 12:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

China diduga telah mempertimbangkan untuk meluncurkan invasi ke Taiwan pada musim gugur tahun ini. Jika mengikuti iklim Taiwan, itu kemungkinan terjadi antara September-November.

Rencana rahasia itu terungkap dalam sebuah dokumen intelijen Layanan Keamanan Federal (FSB).

Dokumen itu  berisi mengenai perang di Ukraina yang tampaknya bocor dan dirilis baru-baru ini oleh kepala kelompok hak asasi manusia Rusia Gulagu Net, Vladimir Osechkin, di akun Facebooknya.
Dalam satu dokumen, yang diklaim Osechkin ditulis oleh unit analitis FSB, seorang perwira intelijen mengungkapkan garis waktu asli China untuk menyerang Taiwan sebelum Rusia memulai invasinya.

Dalam satu dokumen, yang diklaim Osechkin ditulis oleh unit analitis FSB, seorang perwira intelijen mengungkapkan garis waktu asli China untuk menyerang Taiwan sebelum Rusia memulai invasinya.

Dokumen tersebut mencatat bahwa menurut laporan 4 Maret, Presiden Xi Jinping telah mempertimbangkan untuk mengambil alih Taiwan pada musim gugur.

Bagian dari alasan yang diberikan untuk waktu itu adalah bahwa Xi membutuhkan sedikit kemenangannya sendiri untuk terpilih kembali untuk masa jabatan ketiga, mengacu pada Kongres Nasional ke-20 Partai Komunis China, di tengah apa yang digambarkan oleh analis sebagai "kongres kolosal" perebutan kekuasaan di kalangan elit China.
“Namun, setelah peristiwa Ukraina, jendela peluang ini telah ditutup (untuk Xi),” tulis penulis laporan tersebut.

Mengenai keaslian dokumen ini, Christo Grozev, seorang jurnalis Bulgaria yang memenangkan Penghargaan Pers Eropa untuk Jurnalisme Investigasi, memperingatkan di Twitter bahwa Ukraina telah merilis dokumen FSB palsu sebagai bagian dari strategi psyops, meskipun demkian dia menjamin Osechkin sebagai sumber yang memiliki reputasi baik.

Grozev berpendapat bahwa panjang surat menunjukkan keasliannya, berdasarkan alasan bahwa "semakin panjang teks, semakin besar risiko membuat kesalahan."

Dalam tweet lanjutan, Grozev menyatakan bahwa dia telah menunjukkan surat itu kepada dua kontak FSB yang dikonfirmasi dan bahwa mereka tidak ragu bahwa itu ditulis oleh seorang rekan.

Dia juga mencatat bahwa kontak FSB-nya tidak setuju dengan semua kesimpulan analis.
Osechkin mengatakan kepada Taiwan News bahwa agen FSB, yang menyebut dirinya "Angin Perubahan," pertama kali mulai memberikan informasi rahasia kepada Gulagu Net pada 21 Oktober 2021. Dia mengatakan bahwa awalnya, sumber itu akan memberikan informasi terperinci tentang penyiksaan di penjara Rusia.

Namun, seiring waktu, Osechkin mengatakan bahwa perwira itu mulai mengirimkan intelijen tambahan tentang berbagai topik dan terus melakukannya sejak perang di Ukraina dimulai. 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya