Berita

Presiden China Xi Jinping/Net

Dunia

Teleponan dengan Jokowi, Xi Jinping: China Siap Dukung Indonesia Memainkan Peran Penting sebagai Presiden G20

KAMIS, 17 MARET 2022 | 06:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejumlah masalah termasuk krisis Rusia dan Ukraina dan hubungan bilateral Indonsia-China menjadi topik percakapan telepon antara Presiden Joko Widodo dan Presiden Xi Jinping pada Rabu (16/3).

Kedua pemimpin sepakat bahwa semua pihak harus terlibat untuk memfasilitasi dialog perdamaian Rusia dan Ukraina.

Baik Jokowi maupun Xi, sama-sama menekankan perlunya mencegah krisis kemanusiaan skala besar, mengendalikan dampak negatif sanksi terhadap ekonomi dunia dan menghindari terseretnya pemulihan ekonomi global.


Mengenai Presidensi G20, Xi mengatakan dirinya mendukung Indonesia untuk memainkan perannya dan secara efektif menyelenggarakan KTT Bali dengan fokus pada tema Recover Together, Recover Stronger.

"China mendukung Indonesia memainkan peran penting sebagai Presiden G20 dengan tema Recover Together, Recover Stronger hingga KTT Bali terlaksana dengan baik," kata Xi, seperti dikutip dari Xinhua.

Xi kemudian mengatakan hubungan China-Indonesia telah menjadi contoh kerja sama yang tulus antara negara-negara berkembang.

"China dan Indonesia adalah perwakilan dari negara berkembang," kata Xi.

China bersedia menjaga komunikasi yang erat dengan Indonesia dan mempromosikan perkembangan baru persahabatan dan kerja sama bilateral untuk menyuntikkan lebih banyak stabilitas dan energi positif ke dalam pembangunan regional dan global.

Jokowi dalam percakapan itu menyampaikan harapannya agar bisa berkoordinasi erat dengan China untuk memastikan G20 memfokuskan pekerjaannya pada tema-tema terkait.

"Indonesia siap menjaga komunikasi dan koordinasi yang erat dengan China untuk memastikan bahwa G20 memfokuskan pekerjaannya pada pemulihan ekonomi dan pembangunan global, dan bekerja sama untuk mengatasi masalah-masalah global yang mendesak," katanya.

Kerja sama perdagangan dan investasi antara Indonesia dan China berkembang pesat saat ini. Jokowi berharap China akan terus mendukung pembangunan Indonesia, terutama ketika Indonesia bersiap membangun ibu kota baru.

"Indonesia berharap dapat melakukan kerjasama tripartit dengan China untuk membantu membangun ibu kota baru Indonesia, dan berharap China akan terus mendukung Indonesia dalam membangun koridor ekonomi regional yang komprehensif dan kawasan industri hijau," tambahnya.

Jokowi juga mengucapkan selamat atas keberhasilan China menyelenggarakan Olimpiade dan Paralimpiade Musim Dingin Beijing 2022.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

IPC TPK Catat Pertumbuhan Positif pada Awal Triwulan II 2026

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:10

Rekayasa Lalin di Harmoni Berlaku hingga September Imbas Proyek MRT Jakarta

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:01

Membaca Ulang Tantangan Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:59

Belum Ada Update Nasib 5 WNI yang Ditahan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:58

Cadangan Beras RI Tembus 5,37 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52

Optimisme Pemerintah Jangan Sekadar Lip Service

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:50

KSAD Tegaskan Pembubaran Nobar ‘Pesta Babi’ Atas Permintaan Pemda

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:45

Beras RI Berlimpah, Zulfikar Suhardi Harap Harga Tetap Terjangkau

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Prabowo Dijadwalkan Hadir di DPR Bahas RAPBN 2027

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Dosen Lintas Kampus Kolaborasi Dorong Perlindungan Kerja

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:15

Selengkapnya