Berita

Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov/Net

Dunia

Kremlin: Facebook dan Instagram Tidak Diizinkan Berada di Rusia

SELASA, 15 MARET 2022 | 06:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Rusia memastikan bahwa Facebook dan Instagram tidak bisa kembali beroperasi di Rusia, terutama dalam waktu dekat.

Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan kepada wartawan tentang nasib produk-produk Meta yang telah diblokir dari Rusia itu.

Meskipun, misalnya, Facebook dan Instagram berbenah diri dan berjanji tidak melakukan kesalahan terulang, Moskow tidak dapat menerima kehadiran mereka di Rusia.


"Meskipun perusahaan itu telah berusaha untuk menjauhkan diri dari kesalahan yang dibuat sebelumnya, Rusia belum akan mengijinkan Faceboodan dan Instagram aktif kembali di Rusia, kata Peskov, Senin (14/3), seperti dikutip dari TASS.

Komentar Peskov datang untuk menanggapi pernyataan Meta bahwa mereka mengizinkan pengguna memposting ujaran kebencian, hasutan, dan kekerasan, untuk mengekspresikan kemarahannya terhadap Rusia yang telah menginvasi Ukraina.

Aturan itu sudah mulai berjalan di beberapa negara.

Meta kemudian mengklarifikasi bahwa aturan seperti itu hanya berlaku di Ukraina, dan bahwa Meta umumnya menentang Russophobia.

Peskov mengatakan, hal itu menunjukkan bahwa Meta dengan mudah dan tidak profesional, bisa mengutak-atik aturan dan memanipulasi semua orang.

Perusahaan yang gampang berganti aturan demi ketidakadilan tidak mungkin diijinkan ada di tanah Rusia, kata Peskov.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

IPC TPK Catat Pertumbuhan Positif pada Awal Triwulan II 2026

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:10

Rekayasa Lalin di Harmoni Berlaku hingga September Imbas Proyek MRT Jakarta

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:01

Membaca Ulang Tantangan Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:59

Belum Ada Update Nasib 5 WNI yang Ditahan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:58

Cadangan Beras RI Tembus 5,37 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52

Optimisme Pemerintah Jangan Sekadar Lip Service

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:50

KSAD Tegaskan Pembubaran Nobar ‘Pesta Babi’ Atas Permintaan Pemda

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:45

Beras RI Berlimpah, Zulfikar Suhardi Harap Harga Tetap Terjangkau

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Prabowo Dijadwalkan Hadir di DPR Bahas RAPBN 2027

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Dosen Lintas Kampus Kolaborasi Dorong Perlindungan Kerja

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:15

Selengkapnya