Berita

Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov (tengah) dikelilingi pasukan militernya./Net

Dunia

Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov Kunjungi Pasukannya di Medan Perang Ukraina

SENIN, 14 MARET 2022 | 22:39 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov mengaku telah melakukan perjalanan ke Ukraina untuk menemui pasukannya yang berada di medan tempur bersama pasukan Rusia.

Pada Minggu (13/3), akun Telegram media resmi pemerintah Chechnya dan akun pribadinya memposting sebuah video yang memperlihatkan sosok Ramzan Kadyrov yang mengenakan seragam militer tengah berada dalam sebuah ruangan dan berdiskusi dengan komandan pasukan Chechnya.

Pasukan itu disebut tengah menjalankan sebuah operasi militer di sebuah tempat, sekitar 7 km dari ibukota Ukraina, Kyiv.


Seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (14/3), dalam sebuah pesan yang disampaikan Kadyrov, dikatakan video tersebut direkam di Hostomel, sebuah lapangan terbang dekat Kyiv yang telah dikuasasi pasukan Rusia pada hari-hari pertama serangan mereka.

“Suatu hari kami berada sekitar 20 km dari kalian para Kyiv Nazi dan sekarang kami bahkan lebih dekat,” ujar Kadyrov seraya meminta pasukan Ukraina untuk menyerah atau “mereka akan habis".

"Kami akan menunjukkan kepada Anda bahwa praktik Rusia mengajarkan peperangan lebih baik daripada teori asing dan rekomendasi dari penasihat militer," tambahnya.

Kadyrov adalah mantan pemberontak yang memimpin Chechnya dan menjadi sekutu dekat Rusia. Pada awal serangan Rusia ke Ukraina, 24 Februari lalu, gambar yang beredar di jejaring sosial menunjukkan alun-alun di ibukota Chechnya, Grozny, dipenuhi dengan tentara yang mengaku sedang dalam perjalanan menuju Ukraina.

Kadyrov mengolok-olok posting lain yang meragukan apakah dia telah melakukan perjalanan ke wilayah Kyiv. “Mengapa ragu? Apakah Anda tidak melihat videonya,” tulis Kadyrov di akun Telegram resminya.

Selain video tersebut, Kadyrov juga memposting video lain yang menunjukkan pasukan Chechnya bersenjata lengkap di wilayah Kyiv sebagai bagian dari pasukan invasi Rusia.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Budi Arie Bakal Dipolisikan soal Ucapan Percepatan Pemilu 2029

Senin, 07 September 2026 | 22:28

Teluk Bayur: Jangan Membangun Aset Tanpa Kargo

Senin, 07 September 2026 | 22:10

PLTP Gunung Ungaran Miliki Sejumlah Manfaat, Eksplorasi Layak Dilanjutkan

Senin, 07 September 2026 | 21:55

Purbaya Tak Ambil Pusing Pramono Ngotot Terbitkan Obligasi DKI Rp5,2 Triliun

Senin, 07 September 2026 | 21:35

BRI dan Serikat Pekerja BRI Tandatangani PKB 2026-2028

Senin, 07 September 2026 | 21:28

Wakapolri Minta Kecakapan Personel dalam Penanganan Bencana dan Konflik Sosial

Senin, 07 September 2026 | 21:15

Dua Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Kompak Mangkir Panggilan KPK

Senin, 07 September 2026 | 20:50

Prabowo Instruksikan BRI dan BSI Siapkan Rekening untuk Masyarakat

Senin, 07 September 2026 | 20:48

OJK Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelanggaran Keterbukaan Informasi

Senin, 07 September 2026 | 20:46

Pemerintah Siapkan OMC Atasi Sebaran Abu Anak Krakatau di Empat Provinsi

Senin, 07 September 2026 | 20:31

Selengkapnya