Berita

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam/Net

Politik

Rakyat Dukung PDIP Tegur Menteri Penampar Muka Jokowi dengan Wacana Penundaan Pemilu

MINGGU, 13 MARET 2022 | 14:31 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Banyak penolakan dari berbagai kalangan terkait munculnya wacana penundaan Pemilu 2024. Bahkan, rakyat dianggap akan mendukung PDI Perjuangan untuk menegur menteri yang menampar muka Presiden Joko Widodo dengan wacana penambahan masa jabatan Presiden itu.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam mengatakan, PDIP terlihat sangat bulat menolak penundaan pemilu.

Penolakan keras dari PDIP itu, dapat disimpulkan bahwa hembusan penundaan pemilu bisa jadi berasal dari oligarki maupun investor.


"Langkah PDIP sangat tepat dengan menyatakan secara terbuka terhadap penolakan penundaan Pemilu," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (13/3).

Menurut Saiful, jika isu penundaan Pemilu 2024 atau perpanjangan masa jabatan Presiden terus digulirkan, PDIP bisa memerintahkan kepada Jokowi untuk menegur Menteri bahkan petinggi parpol yang tetap berkeinginan adanya penundaan pemilu.

"PDIP sudah tepat dan berada dijalan yang benar dengan melakukan penolakan penundaan pemilu, justru apabila isu tersebut terus bergulir, maka akan merugikan PDIP sebagai parpol pemenang pemilu," pungkas Saiful.

Selain PKB dan PAN, Menteri Investasi yang mulai mewacanakan usulan penundaan Pemilu.

Terbaru bahkan Menteri Koordinator Bidang Investasi dan Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan yang mengemukakan ide penundaan Pemilu.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya