Berita

Perwakilan Tinggi Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan, Josep Borrell/Net

Dunia

Borrell: Menjanjikan Keanggotaan NATO untuk Ukraina adalah Kesalahan, Kami Tidak Bisa Memenuhinya

SABTU, 12 MARET 2022 | 14:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Barat telah membuat kesalahan besar dengan menjanjikan keanggotaan NATO untuk Ukraina dan Georgia.

Perwakilan Tinggi Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan, Josep Borrell, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan saluran TV LCI bahwa hal itu adalah sesuatu yang tidak mungkin.

“Ada saat-saat di mana kami bereaksi lebih. Misalnya, kami mengusulkan hal-hal yang ternyata tidak dapat kami jamin, khususnya aksesi Ukraina ke NATO," katanya.


Ia mengakui bahwa janji itu tidak akan bisa diwujudkan, apalagi dalam waktu dekat.

"Saya pikir itu adalah kesalahan untuk membuat janji yang ternyata tidak dapat kami penuhi," kata Borrell, seperti dikutip dari AP.

Selain kepada Ukraina, Barat juga telah melakukan kesalahan dalam membangun hubungannya dengan Rusia.

"Kesalahan ini membuat kami kehilangan kesempatan untuk membawa Rusia lebih dekat ke Barat," katanya.

Hubungan NATO dengan Rusia menjadi lebih rumit setelah NATO berusaha meluaskan jangkauannya ke Ukraina Timur di tengah invasi Rusia yang memanas.  

Pada 24 Februari, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan dimulainya operasi militer khusus sebagai tanggapan atas permintaan bantuan dari kepala republik Donbass. Dia menekankan bahwa Moskow tidak memiliki rencana untuk menduduki wilayah Ukraina, tetapi bertujuan untuk "demiliterisasi dan denazifikasi" negara itu.

Kemudian dia menyatakan bahwa salah satu tuntutan utama Moskow adalah agar Ukraina tetap netral. Seperti yang telah dinyatakan sebelumnya oleh Direktur Badan Intelijen Luar Negeri Rusia Sergey Naryshkin.

Ini sangat penting bagi Rusia karena itu adalah "penghalang teritorial minimum" yang dibutuhkan negara itu untuk mengusir serangan dari Barat.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Ketum PDIP Tinjau Kantor Baru Megawati Institute

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:14

Polisi Bongkar Jaringan Senpi Ilegal Dipakai Begal, Dijual di Facebook Hingga Tokopedia

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:09

Bupati Sudewo dan Tiga Kades Kajen Resmi Ditahan, Digiring ke Rutan Pakai Rompi Oranye

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:53

Wapres Gibran Blusukan ke Pasar Borong Daun Bawang

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:48

Istana Rayakan Prestasi Timnas Maroko sebagai Runner-Up Piala Afrika 2025

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:32

Polisi Sudah Periksa 10 Saksi dan Ahli Terkait Pelaporan Pandji Pragiwaksono

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:29

Komisi II Hanya Fokus Revisi UU Pemilu, Bukan Pilkada

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:22

Thomas Djiwandono Mundur dari Gerindra Usai Dicalonkan Jadi Deputi Gubernur BI

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:10

Bupati Pati Sudewo dan Tiga Kades Patok Harga hingga Rp225 Juta per Jabatan Perangkat Desa

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:00

Daftar 28 Perusahaan Sumatera yang Izinnya Dicabut Prabowo

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:56

Selengkapnya