Berita

Tentara di perbatasan Ukraina/Net

Dunia

Veteran Perang Krimea: Ukraina Sanggup Menahan Serangan Rusia, Itu Sudah Terbukti

SABTU, 12 MARET 2022 | 13:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Meskipun digempur terus-menerus oleh pasukan Rusia, Ukraina diperkirakan akan mampu menahan serangan negara tetangganya itu.

Keyakinan itu disampaikan Victor Kovalenko, mantan tentara yang juga jurnalis Ukraina, merujuk pada laporan harian yang dia terima dari mantan rekannya.

Dari rumahnya di Michigan, Kovalenko mengatakan kepada bahwa dia secara teratur berhubungan dengan teman, keluarga, dan mantan rekan tentara, yang memberinya video dan informasi langsung lainnya tentang konflik yang saat ini terjadi antara Rusia da Ukraina.


Sementara dia menerima gambar pemboman Rusia atas kota-kota Ukraina dan puing-puing yang menyertainya, Kovalenko mengatakan pesan lain dari negaranya membuatnya berbesar hati tentang tekad negaranya.

"Kami bisa mengalahkan Rusia. Kami menghentikan mereka pada 2014 dan 2015, itu sukses," katanya, seperti dikutip dari Newsweek, Sabtu (12/3).

"Semua orang menyaksikan (perjuangan) Ukraina dan semua orang menyadari bahwa Ukraina sebenarnya (mampu) menghentikan Rusia. Selama dua atau tiga hari terakhir tentara Rusia tidak mengalami kemajuan besar. Mereka berhenti begitu saja," ujarnya.

Awal pekan ini, Kovalenko membagikan video dari Angkatan Laut Ukraina yang menunjukkan kapal patroli Rusia tenggelam di Laut Hitam.

“Tidak ada yang lebih banyak akal atau adaptif daripada angkatan bersenjata Ukraina,” kata Ben Hodges, mantan komandan jenderal Angkatan Darat AS, dalam sebuah tweet yang membagikan video tersebut.

"Saya telah menyaksikan mereka selama delapan tahun terakhir. Mengesankan. Saya membayangkan bahwa Komandan Armada Laut Hitam Rusia merasa sangat tidak nyaman di pangkalan ilegalnya di Sevastopol," katanya.

Kovalenko (50) lahir di kota Kryvyi Rih, Ukraina tengah. Setelah bersekolah, ia mengejar karir di jurnalisme televisi di Kiev. Pada tahun 2014, ia mendaftar di angkatan bersenjata setelah pemerintah Ukraina mulai menyusun perwira sebagai tanggapan atas invasi Rusia ke Krimea.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

IPC TPK Catat Pertumbuhan Positif pada Awal Triwulan II 2026

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:10

Rekayasa Lalin di Harmoni Berlaku hingga September Imbas Proyek MRT Jakarta

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:01

Membaca Ulang Tantangan Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:59

Belum Ada Update Nasib 5 WNI yang Ditahan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:58

Cadangan Beras RI Tembus 5,37 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52

Optimisme Pemerintah Jangan Sekadar Lip Service

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:50

KSAD Tegaskan Pembubaran Nobar ‘Pesta Babi’ Atas Permintaan Pemda

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:45

Beras RI Berlimpah, Zulfikar Suhardi Harap Harga Tetap Terjangkau

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Prabowo Dijadwalkan Hadir di DPR Bahas RAPBN 2027

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Dosen Lintas Kampus Kolaborasi Dorong Perlindungan Kerja

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:15

Selengkapnya